RAMADHAN, LAPAS TINGKATKAN KEIMANAN

BALIKPAPAN- Bulan suci Ramadan tidak lama lagi tiba, di bulan penuh berkah itu, umat Muslim di seluruh dunia berlomba-lomba memperbanyak ibadah. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Balikpapan, saat bulan suci Ramadan bertekat meningkatkan keimanan para narapidana (napi) atau warga binaan, agar setelah bebas nanti, benar-benar bertaubat menjadi orang baik, tidak mengulangi kejahatan.   Kegiatan yang dimulai pada awal puasa yaitu pesantren kilat. “Kami akan kerjasama dengan Yayasan Al Hasan, kalau tidak ada halangan saat pembukaan nanti tanggal 28 Juni akan dihadiri ibu Wawali Balikpapan,” kata Ka Lapas Edy Hardoyo kepada Balikpapan Pos, Sabtu (21/6) kemarin.   Edy menambahkan, pesantren kilat nantinya diikuti seluruh napi beragama Islam dan berlangsung selama 7 sampai 10 hari. Di akhir pesantren kilat nantinya akan diadakan buka puasa bersama dengan seluruh penghuni Lapas bersama Yayasan Al Hasan.   Kegiatan selama R
RAMADHAN, LAPAS TINGKATKAN KEIMANAN

BALIKPAPAN- Bulan suci Ramadan tidak lama lagi tiba, di bulan penuh berkah itu, umat Muslim di seluruh dunia berlomba-lomba memperbanyak ibadah. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Balikpapan, saat bulan suci Ramadan bertekat meningkatkan keimanan para narapidana (napi) atau warga binaan, agar setelah bebas nanti, benar-benar bertaubat menjadi orang baik, tidak mengulangi kejahatan.   Kegiatan yang dimulai pada awal puasa yaitu pesantren kilat. “Kami akan kerjasama dengan Yayasan Al Hasan, kalau tidak ada halangan saat pembukaan nanti tanggal 28 Juni akan dihadiri ibu Wawali Balikpapan,” kata Ka Lapas Edy Hardoyo kepada Balikpapan Pos, Sabtu (21/6) kemarin.   Edy menambahkan, pesantren kilat nantinya diikuti seluruh napi beragama Islam dan berlangsung selama 7 sampai 10 hari. Di akhir pesantren kilat nantinya akan diadakan buka puasa bersama dengan seluruh penghuni Lapas bersama Yayasan Al Hasan.   Kegiatan selama Ramadan selain pesantren kilat juga akan dilaksanakan salat tarawih dan tadarus Al Quran setiap malamnya. Untuk mengisi waktu-waktu kosong di siang hari, pihak Lapas akan meningkatkan ceramah agama setiap harinya.   “Ada Kultum setiap hari, para penceramahnya biasnaya kalo sudah bulan suci Ramadan itu antri untuk mengisi ceramah di sini,” kata Edy. Saat ini jumlah penghuni Lapas sendiri 531 napi yang terbagi dua napi anak sebanyak 39 orang dan sisanya napi dewasa. Di Lapas kasus yang mencolok dengan pelakunya anak-anak yaitu kasus pencabulan dan pencurian.   Hal ini lah yang harus diberi pencerahan oleh apara penceramah nantinya agar saat mereka bebas nantinya tidak lagi mengulangi perbuatanya. Sedangkan napi dewasa sebagaian besar mereka mendekam di Lapas karena kasus narkotika. Diharapkan dengan adanya penceramah setiap harinya saat bulan Ramadan para pelaku kejahatan yang sedang menjalani hukuman penjara dapat insaf dan kembali kejalan yang lurus.(pri)   Sumber : balikpapanpos.co.id

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0