Rapat Penyusunan Kurikulum Ponpes An Nisa LP Wanita Sungguminasa

Sungguminasa, INFO_PAS -  Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Wanita Sungguminasa menindaklanjuti kerjasama dan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Pondok Pesantren An Nisa yang dimiliki oleh Lapas Wanita Sungguminasa dengan Pondok Pesantren Darul Istiqomah. Kepala Lapas (Kalapas) Wanita Sungguminasa, Ngatirah, beserta jajaran tenaga pendidik dari Pondok Pesantren Daruul Istiqomah mengadakan Rapat Penyusunan Kurikulum, Selasa (27/1). "Rapat ini adalah bagian dari tindak lanjut kesepakatan sebelumnya," ujar Ngatirah. Dalam pertemuan ini dibahas kurikulum yang tepat bagi para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), yang mencakup sistem penilaian dan mata pelajaran yg sesuai. Adapun kriteria santri ponpes An Nisa ini yakni WBP yang memiliki masa tahanan diatas satu tahun, supaya proses pembelajaran lebih efektif karena nantinya akan ada penilaian dalam bentuk buku rapor seperti sekolah pada umumnya. Sementara itu antusiasme WBP juga turut mendorong sem

Rapat Penyusunan Kurikulum Ponpes An Nisa LP Wanita Sungguminasa
Sungguminasa, INFO_PAS -  Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Wanita Sungguminasa menindaklanjuti kerjasama dan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Pondok Pesantren An Nisa yang dimiliki oleh Lapas Wanita Sungguminasa dengan Pondok Pesantren Darul Istiqomah. Kepala Lapas (Kalapas) Wanita Sungguminasa, Ngatirah, beserta jajaran tenaga pendidik dari Pondok Pesantren Daruul Istiqomah mengadakan Rapat Penyusunan Kurikulum, Selasa (27/1). "Rapat ini adalah bagian dari tindak lanjut kesepakatan sebelumnya," ujar Ngatirah. Dalam pertemuan ini dibahas kurikulum yang tepat bagi para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), yang mencakup sistem penilaian dan mata pelajaran yg sesuai. Adapun kriteria santri ponpes An Nisa ini yakni WBP yang memiliki masa tahanan diatas satu tahun, supaya proses pembelajaran lebih efektif karena nantinya akan ada penilaian dalam bentuk buku rapor seperti sekolah pada umumnya. Sementara itu antusiasme WBP juga turut mendorong semangat para pendidik agar jadwal dan pelaksanaan aktivitas ponpes segera direalisasikan. Selain itu, akan ditunggu tindak lanjut dari penandatangan MOU dengan Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar dalam hal bimbingan dan konseling psikologi bagi petugas dan WBP, serta Yayasan Kelompok Peduli Penyalahgunaan Narkotika dan Obat-Obat Terlarang (YKP2N) dalam hal penanganan dan pemberdayaan WBP pasca rehabilitasi dimana penandatanganan MOUnya berlangsung saat peresmian pesantren An Nisa Lapas Wanita Sungguminasa. (SP)   Kontributor : Armaeni Dwi Humaira Halim

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0