Rupbasan Bandung Gelar Rapat Evaluasi Capaian IKU

Share:

Bandung, INFO_PAS – Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Kelas I Bandung menggelar Rapat Evaluasi Capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) setelah enam bulan berjalan di tahun 2018, Senin (2/7) sebagai bentuk komitmen nyata dalam mewujudkan e-government. Dipimpin oleh Kepala Rupbasan Bandung, R. Budiman P. Kusumah, rapat tersebut dihadiri Kepala Sub Seksi (Kasubsi) Pengamanan dan Pengelolaan, Ira Kusumahwati, Kasubsi Adminstrasi dan Pengelolaan, Tendi Suharyadi, serta seluruh petugas Rupbasan Bandung.

“Prioritas capaian target kinerja tahun 2018 di Rupbasan Bandung adalah registrasi basan baran berbasis elektronik melalui sistem barcode dan surat menyurat berbasis elektronik yang selanjutnya menjadi program Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), yaitu Aplikasi Sistem Surat Masuk dan Surat Keluar (Sisumaker),” terang Budiman.

Untuk itu, ia meminta dua kasubsinya untuk memaparkan kegiatan terkait IKU yang telah berjalan di sub seksi masing-masing. “Berdasaran Keputusan Menteri Hukum dan HAM Nomor M.HH-01.TI.03.02 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Sisumaker di lingkungan Kemenkumham, maka segala bentuk persuratan harus melalui Aplikasi Sisumaker. Kami telah mengirimkan petugas untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan selama tiga hari yang diselenggarakan Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Jawa Barat mengenai tata cara pengoperasian Aplikasi Sisumaker tersebut,” papar Ira.

Ia menghimbau surat-menyurat apapun yang berhubungan dengan pekerjaan sehari-hari untuk dikirim melalui Sisumaker untuk pencapaian grafik Sisumaker yang baik di Rupbasan Bandung. “Laporan grafik dari Kanwil Kemenkumham Jawa Barat akan diurai berdasarkan sub bagian dan dipantau langsung oleh Kepala Kanwil,” tegas Ira.

Rapat Evaluasi Capaian Rupbasan Bandung

Terkait registrasi basan baran berbasis elektronik melalui sistem barcode, Kasubsi Administrasi dan Pengelolaan menjelaskan, program barcode untuk basan baran hampir mencapai 100%. “Tiap fisik basan baran sudah mulai diberi barcodenya,” jelas Tendi.

Hal tersebut dibenarkan oleh petugas IT Rupbasan Bandung, Deri Sunandar S. “Pemberian barcode pada tiap fisik basan baran sudah mulai dilakukan sekaligus tahap pengecekan kekuatan dari bahan material untuk barcode tersebut. Selanjutnya, untuk infrasturktur diperlukan
wifi tambahan sehingga barcode dapat dioperasikan melalui smartphone,” tambah Deri.

Pada kesempatan tersebut dibahas pula mengenai Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI No. M.HH-98.KP.04.01 Tahun 2018 tentang Jabatan Pelaksana Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan Kemenkumham. “Dengan adanya aturan tersebut, maka tugas dan fungsi petugas rupbasan ada perubahan. Untuk itu, buatkan kembali uraian tugasnya sesuai dengan aturan terbaru,” pesan Budiman.

Diakhir rapat, ia mengingatkan agar seluruh petugas Rupbasan Bandung harus terus bersinergi demi tercapainya tujuan utama dari Rupbasan Bandung. “Mari terus bangun kebersamaan tanpa mengganggu tugas pokok dan fungsi untuk tercapainya tujuan utama Rupbasan Bandung,” ajak Budiman.

 

 

Kontributor: Mia Susanti

Rupbasan Bandung Gelar Rapat Evaluasi Capaian IKU | INFO_PAS | 4.5

Berita Lainnya