Rutan Banyumas Serahkan Amunisi kepada Polsek Banyumas

Banyumas, INFO_PAS - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banyumas melalui Kepala Satuan Pengamanan Rutan, Bambang Widiyanto, melakukan penyerahan amunisi kepada Kepolisian Sektor (Polsek) Banyumas, Kamis (2/3). Sebelumnya, pihak rutan telah melakukan inventarisasi senjata api dan amunisi, khususnya sejak Oktober 2016. “Hasilnya terdapat selisih jumlah antara yang tertera dalam aplikasi persediaan dan kondisi riil,” tutur Bambang. Setelah ditelusuri, selisih terjadi karena masih terdapat amunisi senjata api Revolver Cal 38 sejumlah 129 butir dan amunisi senjata Garand Cal 30-06 Springfield sejumlah 110 butir, sedangkan lima butir amunisi tidak diketahui jenisnya. “Kami telah melaporkannya kepada Kepala Rutan dan telah dilakukan koordinasi,  pihak kepolisan baru sempat melaksanakan  acara serah terima pada hari ini,” tambah Bambang. Dalam kesempatan tersebut, kedua belah sama-sama memahami bahwa terjadinya selisih jumlah amunisi karena pada saat

Rutan Banyumas Serahkan Amunisi kepada Polsek Banyumas
Banyumas, INFO_PAS - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banyumas melalui Kepala Satuan Pengamanan Rutan, Bambang Widiyanto, melakukan penyerahan amunisi kepada Kepolisian Sektor (Polsek) Banyumas, Kamis (2/3). Sebelumnya, pihak rutan telah melakukan inventarisasi senjata api dan amunisi, khususnya sejak Oktober 2016. “Hasilnya terdapat selisih jumlah antara yang tertera dalam aplikasi persediaan dan kondisi riil,” tutur Bambang. Setelah ditelusuri, selisih terjadi karena masih terdapat amunisi senjata api Revolver Cal 38 sejumlah 129 butir dan amunisi senjata Garand Cal 30-06 Springfield sejumlah 110 butir, sedangkan lima butir amunisi tidak diketahui jenisnya. “Kami telah melaporkannya kepada Kepala Rutan dan telah dilakukan koordinasi,  pihak kepolisan baru sempat melaksanakan  acara serah terima pada hari ini,” tambah Bambang. Dalam kesempatan tersebut, kedua belah sama-sama memahami bahwa terjadinya selisih jumlah amunisi karena pada saat penarikan senjata api, baik yang dilakukan oleh Komando Distrik Militer dan Kepolisian, tidak dilakukan penarikan amunisinya. Adapun langkah yang dilakukan oleh Rutan Banyumas mendapat apresiasi dari Polsek Banyumas mengingat senjata api dan amunisi merupakan barang yang sangat rawan disalahgunakan. Kesempatan itu dimanfaatkan pula untuk pemeriksaan dan perawatan senjata api organik Rutan Banyumas berupa dua Pistol P3A dengan amunisi berjumlah 577 butir dan tiga senjata api Shotgun dengan amunisi berjumlah 897 butir.     Kontributor: Rawiyanti.

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0