Sejumlah UPT PAS Laksanakan Upacara Hari Kesadaran Nasional

Majene, INFO_PAS – Hujan lebat yang mengguyur Kota Majene membuat pelaksaan Upacara Hari Kesadaran Nasional di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Majene, Kamis (17/3) berlangsung lebih cepat dari biasanya. Meskipun begitu, penyampaian amanat dilanjutkan di dalam masjid oleh Kepala Rutan (Karutan) Majene, Syahruddin, selaku pembina upacara. Dalam amanatnya, Karutan menegaskan kepada seluruh petugas agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. “Dalam Instruksi Presiden dan Menteri tidak ada lagi toleransi bagi para petugas petugas yang terlibat narkoba. Status sebagai aparatur negara tidak dapat lagi dipertahankan jika masih ada yang terlibat,” tegasnya Syahruddin juga menyampaikan kepada seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) agar tidak merasa terganggu dengan setiap penggeledahan yang dilaksanakan. “Setiap penggeledahan yang kami laksanakan, WBP tidak perlu menganggap kami mempermainkan karena ini juga merupakan perintah. Seluruh WBP ag

Sejumlah UPT PAS Laksanakan Upacara Hari Kesadaran Nasional
Majene, INFO_PAS – Hujan lebat yang mengguyur Kota Majene membuat pelaksaan Upacara Hari Kesadaran Nasional di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Majene, Kamis (17/3) berlangsung lebih cepat dari biasanya. Meskipun begitu, penyampaian amanat dilanjutkan di dalam masjid oleh Kepala Rutan (Karutan) Majene, Syahruddin, selaku pembina upacara. Dalam amanatnya, Karutan menegaskan kepada seluruh petugas agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. “Dalam Instruksi Presiden dan Menteri tidak ada lagi toleransi bagi para petugas petugas yang terlibat narkoba. Status sebagai aparatur negara tidak dapat lagi dipertahankan jika masih ada yang terlibat,” tegasnya Syahruddin juga menyampaikan kepada seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) agar tidak merasa terganggu dengan setiap penggeledahan yang dilaksanakan. “Setiap penggeledahan yang kami laksanakan, WBP tidak perlu menganggap kami mempermainkan karena ini juga merupakan perintah. Seluruh WBP agar bisa bekerja sama disetiap kegiatan yang kami laksanakan,” harap Syahruddin. Ia mengingatkan bahwa bulan ini akan dilaksanakan penggeledahan gabungan bersama TNI, kepolisian, Badan Narkotika Nasional, Badan Nasional Pemberantasan Teroris, dan pihak terkait lainnya. “Untuk waktunya kami sendiri tidak tahu kapan akan dilaksanakan karena kemarin Rutan Mamuju sudah melakukan penggeledahan. Namun tidak menutup kemungkinan besok, lusa, atau minggu depan dilaksanakan di tempat kita ini,” tutur Karutan. Di hari yang sama, para WBP dan petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Purwokerto juga melaksanakan Upacara Hari Kesadaran Nasional. Pada kesempatan itu, yang bertindak sebagai pembina upacara adalah Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas, Agus Nugroho. [caption id="attachment_32448" align="alignleft" width="454"]upacara hari kesadaran nasional di Lapas Purwokerto upacara hari kesadaran nasional di Lapas Purwokerto[/caption] “Upacara ini mempunyai arti yang penting bagi WBP agar senantiasa cinta tanah air dan menghayati serta memaknai Catur Dharma Narapidana lalu mengimplementasikannya secara nyata dalam kehidupan agar dapat menyadari kesalahannya dan tidak mengulangi perbuatan melanggar hukum kembali. Kami selaku pembina mengucapkan terima kasih kepada para peserta atas partisipasinya dalam upacara ini,” puji Agus. Dalam upacara tersebut, WBP membacakan Pembukaan UUD 1945, Catur Dharma Narapidana, dan menyanyikan beberapa lagu nasional. Atas pelaksanan upacara itu, Kepala Lapas Purwokerto, Syamsul Hidayat, berharap hubungan antara petugas dan WBP semakin harmonis sehingga proses pembinaan di Lapas Purwokerto semakin lebih baik. Di Lapas Madiun, para peserta Upacara Hari Kesadaran Nasional, khususnya para WBP, diajak untuk memanfaatkan waktunya selama di lapas untuk memperbaiki diri karena selama di lapas dapat melakukan perubahan. Hal tersebut disampaikan pembina upacara, Kepala Bidang Pembinaan Lapas Madiun, Masudi. [caption id="attachment_32480" align="alignleft" width="507"]upacara hari kesadaran nasional di Lapas Madiun upacara hari kesadaran nasional di Lapas Madiun[/caption] “Selama menjalani pidana di lapas merupakan momentum yang baik bagi para WBP untuk menempa diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” pesan Masudi. Untuk itu, ia berharap para WBP untuk mengikuti proses pembinaan dengan baik sehingga selepas menjalani pidana di lapas menjadi sosok yang sangat diharapkan oleh keluarga. “Saya harap dengan niat yang kuat mampu untuk merubah diri menjadi pribadi yang baik serta menjadi harapan bagi keluarga yang berada dirumah,” tambahnya. Menurutnya, dukungan keluarga yang selama ini seperti yang ditunjukan dalam bentuk kunjungan patut untuk disyukuri. “Itu artinya keluarga masih sayang kepada Anda,” jelas Masudi. Tak lupa, ia pun mengajak para WBP untuk turut serta mensukseskan lapas bebas handphone, pungutan liar, dan narkoba di lapas. “Narkoba hanyalah menyelesaikan masalah sesaat, tetapi dapat menimbulkan masalah yang bisa lebih besar,” tutup Masudi. (IR)         Kontributor: Ahmad Fahri & Sugeng Sayogo

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0