Rutan Prabumulih Sidang TPP-kan WBP

Prabumulih, INFO_PAS – Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Prabumulih kembali digelar, Sabtu (8/8). Seperti sidang terdahulu, sidang membahas Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang akan mengikuti program pembinaan lanjutan seperti cuti bersyarat, pembebasan bersyarat, dan cuti menjelang bebas. Sidang TPP kali ini diikuti 15 WBP kasus narkoba, dua WBP kasus pembunuhan, dan dua WBP kasus pencurian dengan kekerasan. Seluruhnya telah memenuhi persyarat lengkap dan tidak tercatat di buku letter F. “Sejak beberapa bulan lalu kami telah mengadakan sistem pengelompokan dalam pembelajaran tentang sholat yang dibagi menjadi beberapa kelompok dimana masing masing kelompok bertanggung jawab sampai bisa dalam hal shalat dan bacaan ayat ayat pendek,” ucap Kepala Rutan (Karutan) Prabumulih, Syukron, saat memberi arahan. Karutan menambahkan untuk sidang kali ini akan sedikit dirubah dimana para WBP diharuskan melafazkan kelima niat shal

Prabumulih, INFO_PAS – Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Prabumulih kembali digelar, Sabtu (8/8). Seperti sidang terdahulu, sidang membahas Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang akan mengikuti program pembinaan lanjutan seperti cuti bersyarat, pembebasan bersyarat, dan cuti menjelang bebas. Sidang TPP kali ini diikuti 15 WBP kasus narkoba, dua WBP kasus pembunuhan, dan dua WBP kasus pencurian dengan kekerasan. Seluruhnya telah memenuhi persyarat lengkap dan tidak tercatat di buku letter F. “Sejak beberapa bulan lalu kami telah mengadakan sistem pengelompokan dalam pembelajaran tentang sholat yang dibagi menjadi beberapa kelompok dimana masing masing kelompok bertanggung jawab sampai bisa dalam hal shalat dan bacaan ayat ayat pendek,” ucap Kepala Rutan (Karutan) Prabumulih, Syukron, saat memberi arahan. Karutan menambahkan untuk sidang kali ini akan sedikit dirubah dimana para WBP diharuskan melafazkan kelima niat shalat untuk di tes. “Kalian harus mengambil satu kertas yang telah disiapkan oleh tim sidang TPP. Di kertas l tersebut telah ada materi yang akan dites seperti nama shalat yang harus dilaksanakan sampai selesai. Ingat, ini bukan paksaan namun selaku umat Muslim dan nantinya Saudara pasti akan diminta pertanggungan jawab dihadapan Allah SWT,” pesan Syukron. Ia berharap semua ilmu keagamaan  yang WBP dapatkan bisa berguna serta bisa diamalkan bagi diri  sendiri serta keluarga bila sudah bebas nantinya. Sidang itu sendiri akhirnya hanya meluluskan 14 WBP, sementara enam WBP lainnya diberi waktu untuk mengulang dan memperbaiki di kemudian hari. (IR)     Kontributor: Asnawi

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0