SDP Permudah Pengawasan Lapas/Rutan

Jakarta, INFO_PAS – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) terus melakukan pembenahan dan pengawasan demi meminimalkan kemungkinan terjadinya pelanggaran di lapas/rutan. Hal ini ditegaskan oleh Direktur Informasi dan Komunikasi Ditjenpas, Ajub Suratman, Senin, (13/5).
 “Selain melakukan sidak rutin dan insidentil, Ditjenpas juga menerapkan pengawasan berbasis IT yang diaplikasikan melalui sistem database pemasyarakatan (SDP),“ sebut Ajub.
 SDP bermanfaat untuk mengawasi manajeman lapas/rutan sehingga kantor pusat Ditjenpas dapat memantau, mengawasi dan mendeteksi lapas/rutan di mana saja, termasuk kondisi dan isi tiap kamar sel. “Melalui SDP, seluruh lapas/rutan di Indonesia dapat diketahui dan masyarakat juga bisa ikut memantau melalui smslap.ditjenpas.go.id”, lanjut Ajub yang sebelumnya pernah menjabat Kalapas Klas I Medan.
 Selain itu, SDP dapat digunakan sebagai penyedia infor

SDP Permudah Pengawasan Lapas/Rutan
Jakarta, INFO_PAS – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) terus melakukan pembenahan dan pengawasan demi meminimalkan kemungkinan terjadinya pelanggaran di lapas/rutan. Hal ini ditegaskan oleh Direktur Informasi dan Komunikasi Ditjenpas, Ajub Suratman, Senin, (13/5).
 “Selain melakukan sidak rutin dan insidentil, Ditjenpas juga menerapkan pengawasan berbasis IT yang diaplikasikan melalui sistem database pemasyarakatan (SDP),“ sebut Ajub.
 SDP bermanfaat untuk mengawasi manajeman lapas/rutan sehingga kantor pusat Ditjenpas dapat memantau, mengawasi dan mendeteksi lapas/rutan di mana saja, termasuk kondisi dan isi tiap kamar sel. “Melalui SDP, seluruh lapas/rutan di Indonesia dapat diketahui dan masyarakat juga bisa ikut memantau melalui smslap.ditjenpas.go.id”, lanjut Ajub yang sebelumnya pernah menjabat Kalapas Klas I Medan.
 Selain itu, SDP dapat digunakan sebagai penyedia informasi detail terkait identitas narapidana, misalnya sidik jari, ciri fisik, data tanggal masuk tahanan, masa sepertiga tahanan, separuh masa pidana, dua pertiga masa pidana, jumlah penghuni kamar, blok, kegiatan penghuni atau warga binaan, bahkan keberadaan napi di blok apa serta siapa teman sekamarnya pun dapat diketahui.
Menurut Ajub, “Keberadaan SDP ini juga untuk mengeliminir terjadinya pungutan liar sebagaimana salah satu program unggulan Ditjenpas tahun 2013, yakni getting to zero HP,pungli, narkoba (halinar)”.
Sistem yang telah dijalankan selama 1,5 tahun ini pun terus dievaluasi. Terlebih lagi jangkauan dan gangguan konektivitas masih kerap terjadi. “Kemungkinan terjadi manipulasi data yang dilaporkan bisa saja terjadi, namun sejauh ini tidak ditemukan indikasi penyimpangan itu, sebab kantor pusat selalu mengecek ulang validas data itu”, ungkap Ajub.
“Kami tengah menggagas pemantauan dengan teknologi CCTV yang bisa terkoneksi ke pusat, sehingga seluruh kegiatan di lapas/rutan dapat terpantau langsung”, demikian harapan Direktur Infokom Ditjen PAS.
Sumber: http://ditjenpas.go.id/article/article.php?id=374

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0