Selesai Jalani Pidana, WBP Bebas Murni

Selesai Jalani Pidana, WBP Bebas Murni

Ambon, INFO_PAS - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon mengeluarkan satu Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) an. VG usai menjalani masa pidananya di Rutan, Sabtu (4/12). Selain telah selesai menjalani pidana, VG juga telah memenuhi persyaratan administratif sehingga sesegara mungkin dibebaskan.

Tak hanya itu, untuk program Integrasi maupun Asimilasi di rumah bagi WBP yang memenuhi persyaratan, maka akan diusulkan dan semunya gratis tanpa dipungut biaya apapun sesuai Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor 24 Tahun 2021. Hal ini ditegaskan Kepala Rutan Ambon, Jose Quelo.

“WBP berhak mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan program Asimilasi di rumah, Cuti Bersyarat, Pembebasan Bersyarat, maupun Cuti Menjelang Bebas sebagaimana aturan yang telah ditentukan, tentunya jika sudah memenuhi segala persyaratan administratif yang diperlukan,” tuturnya.

Jose berharap WBP tidak mengulangi kesalahan dan kembali lagi ke Rutan Ambon. “Selamat kembali berkumpul dengan keluarga dan masyarakat. Jangan mengulangi kesalahan yang melanggar hukum, tetap patuhi protokol kesehatan, dan semoga dapat mengimplementasikan ilmu yang didapatkan selama menjalani proses pembinaan di Rutan,” pesannya.

Sementara itu, VG mengucapkan banyak terima kasih kepada Rutan Ambon atas pembinaan yang selama ini diberikan. “Saya berjanji tidak akan mengulangi kesalahan yang dapat terjerat masalah hukum lagi dan akan mengimplementasikan ilmu yang selama ini didapatkan selama di Rutan di luar nanti,” janjinya. 

Di tempat lain, satu WBP berinsial GRS juga bebas murni dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Ambon, Senin (6/12). Sebelumnya, ia telah selesai menjalani dua bulan masa pidananya dengan kasus kekerasan.

Pengeluaran narapidana berjalan dengan lancar dan sesuai SOP yang berlaku. Sebelumnya, staf admisi dan orientasi Lapas Perempuan Ambon telah melakukan pemeriksaan kelengkapan berkas serta penginputan data dan dokumen pendukung pada aplikasi Sistem Database Pemasyarakatan sehingga dilaksanakan pembebasan terhadap WBP bersangkutan.

“Semoga ibu dapat menyadari kesalahan, tidak mengulangi tindak pidana, berperan aktif dalam lingkungan masyarakat, serta dapat hidup sebagai warga negara yang baik dan bertanggung jawab,” harap Kepala Subseksi Admisi dan Orientasi, Grace S. Tomasoa.

Perasaan senang terpancar dari wajah GRS setelah mendapatkan surat lepas. Ia sangat bersyukur atas pembebasan yang didapat. “Setelah menjalani masa pidana selama dua bulan, saya sangat bersyukur dan lega bisa menghirup udara bebas. Banyak pengalaman dan pelajaran yang saya dapatkan selama menjalani masa pidana. Terima kasih atas pembinaan selama saya berada di sini,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Lapas Perempuan Ambon, Ellen M. Risakotta, menuturkan pihaknya terus berkomitmen memberikan layanan terbaik kepada WBP dan demi menjamin hak-hak WBP akan terus memperhatikan setiap proses pembebasan, terutama dalam hal administrasi WBP. “Kami pastikan setiap WBP yang dikeluarkan sesuai dengan perhitungan masa pidananya dan berkas yang diterima,” pungkas Ellen. (IR)

 

 

Kontributor: Rutan Ambon, LPP Ambon

What's Your Reaction?

like
1
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0