Senjata Api Yang Ada di Rutan Pandeglang Diperiksa

PANDEGLANG (Pos Kota) – Tujuh dari 29 pucuk senjata api (Senpi) yang ada di Rumah Tahanan (Rutan) Pandeglang, Banten dinyatakan rusak atau sudah tidak layak untuk digunakan. Kerusakan itu disebabkan selain memang karena sudah terlalu lama, juga karena perawatannya yang kurang. Hal itu terungkap, saat anggota Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Pandeglang  memeriksa senjata apu di lingkungan Rutan Pandeglang, Rabu (17/9). Pemeriksaan itu juga ditujukan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan para aparat terkait penggunaan senjata api tersebut. Kanit Pembinaan, Penertiban Masyarakat (Bintibmas) Satuan Binmas Polres Pandeglang, Aipda Aap Ahmad Safei mengatakan, pemeriksaan senpi itu juga untuk menjaga penggunaannya, mengingat tingkat kriminalitas meningkat. Oleh karena itu, pihaknya melakukan pemeriksaan senpi di luar institusi Polri. “Petugas Rutan memang sengaja dipersenjatai, untuk berjaga-jaga dan pengamanan. Untuk itu, kami ingin tahu cara per

Senjata Api Yang Ada di Rutan Pandeglang Diperiksa
PANDEGLANG (Pos Kota) – Tujuh dari 29 pucuk senjata api (Senpi) yang ada di Rumah Tahanan (Rutan) Pandeglang, Banten dinyatakan rusak atau sudah tidak layak untuk digunakan. Kerusakan itu disebabkan selain memang karena sudah terlalu lama, juga karena perawatannya yang kurang. Hal itu terungkap, saat anggota Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Pandeglang  memeriksa senjata apu di lingkungan Rutan Pandeglang, Rabu (17/9). Pemeriksaan itu juga ditujukan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan para aparat terkait penggunaan senjata api tersebut. Kanit Pembinaan, Penertiban Masyarakat (Bintibmas) Satuan Binmas Polres Pandeglang, Aipda Aap Ahmad Safei mengatakan, pemeriksaan senpi itu juga untuk menjaga penggunaannya, mengingat tingkat kriminalitas meningkat. Oleh karena itu, pihaknya melakukan pemeriksaan senpi di luar institusi Polri. “Petugas Rutan memang sengaja dipersenjatai, untuk berjaga-jaga dan pengamanan. Untuk itu, kami ingin tahu cara perawatan dan penggunaannya,” kata Aipda Aap. Selain ke petugas Rutan, tambahnya, pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan di instansi Satpol PP, BNI, TNUK dan Perbakin serta beberapa lembaga atau instansi lainnya, yang diduga memiliki atau menyimpan senpi. Kepala Satuan Pengamanan Rutan Pandeglang Teddy Haryanto mengatakan, ke 29 pucuk senpi itu, terdiri dari 16 pucuk jenis laras panjang, 13 pucuk  jenis pistol (laras pendek). “Sedikitnya 7 pucuk diantaranya sudah tidak dipakai karena rusak. Semuanya kita simpan,” ujarnya. Ditambahkannya, senjata tersebut biasanya digunakan oleh petugas keamanan. Baik pengamanan dilingkungan rutan yang bertugas di pos jaga atas, juga petugas keamanan di depan gerbang Rutan. “Ada 4 pos jaga atas, dan 2 orang petugas keamanan di depan. Jadi secara bergilir, ada 6 orang petugas yang dibekali senjata, selebihnya kami amankan,” imbuhnya. Lebih lanjut, Teddy mengatakan, puluhan senpi yang ada itu. Tahun produksi yang paling tua adalah tahun 1954, dan yang terbaru produksi 2008. Untuk senpi produksi tahun 1954 itu, sudah tidak digunakan lagi. (haryono) Sumber : poskotanews.com

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0