Setijab Dirjen PAS, I Wayan K. Dusak: Terima Kasih Sahabat

Share:

Jakarta, INFO_PAS – I Wayan K. Dusak menyerahkan jabatan Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) kepada Ma’mun selaku Pelaksana Tugas Dirjen PAS, Senin (31/7). Dusak yang menjabat Dirjen PAS selama dua tahun akan memasuki masa purnabhakti per tanggal 1 Agustus 2017.

“Besok saya sudah jadi orang merdeka,” canda Dusak saat acara Serah Terima Jabatan Dirjen PAS di Graha Bhakti Pemasyarakatan Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS).

Atas pengabdiannya selama ini, Dusak mengucapkan syukur kepada Tuhan dan berterima kasih kepada Menteri Hukum dan HAM yang juga hadir dalam kesempatan itu. “Tidak mungkin saya di sini, telah dipercaya menahkodai organisasi yang lebih besar dibandingkan dengan yang lain,” ujarnya.

Ayah tiga anak ini pun berterima kasih kepada sahabat Pemasyarakatan, kolega, dan orang atau organisasi yang sangat expect kepada Pemasyarakatan. “Tanpa dukungan, pimpinan tidak ada artinya. Tanpa bantuan, tidak bisa seperti ini,” tuturnya.

foto bersama Menkumham usai Sertijab Dirjen PAS

Acara yang juga dihadiri oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Agun Gunanjar itu dijadikan momen Dusak untuk “curhat” tentang kegelisahan teman-teman di lapangan. “Kegelisahan yang sudah lama. Tidak bisa tiba-tiba hilang. Kami sudah beri semangat. Kadang mereka gelisah sehingga stagnan. Kami meminta mereka istiqomah karena di lapangan harus cerdas membaca situasi. Kondisi sekarang seperti api dalam sekam,” aku Dusak.

Tak lupa, Dusak berterima kasih kepada para pimpinan tinggi Kementerian Hukum dan HAM atas koordinasinya selama ini serta kepada istri dan keluarga besarnya. “Saya minta maaf kepada Pak Menteri, mungkin kurang memuaskan. Namun loyalitas saya bisa pertanggungjawabkan. Saya tipe pekerja, tidak banyak omong. Mungkin bukan komunikator yang baik, tapi saya pelobi. Kemana pun saya kejar,” ungkapnya.

Kepada teman-teman di Ditjen PAS, Dusak meminta maaf jika jarang bertemu. “Saya coba ke  ruangan. Menegur sapa,” aku pria kelahiran Tabanan ini.

Ia berharap kedepannya ada upgrade bagi Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan. “Semua lupa dengan ilmunya, sudah bertahun-tahun. Kami sarankan sistem coaching, buat buku,” tambah Dusak.

Kepada seluruh teman-teman di Indonesia, ia mengingatkan bahwa jabatan adalah amanah dan kepercayaan. “Berperilakulah supaya dipercaya orang. Tingkatkan kompetensi dan aktualisasikan diri,” pesannya.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Dusak yang sangat concern dengan masalah over kapasitas Pemasyarakatan ini menyarankan konsep transmigrasi narapidana asimilasi berdasarkan pengalaman kerabatnya yang bekerja di Afrika. “Narapidana bisa ditempatkan di daerah pinggiran. Contohnya bekerja sama dengan perusahaan kelapa sawit,” pungkasnya.

 

Setijab Dirjen PAS, I Wayan K. Dusak: Terima Kasih Sahabat | INFO_PAS | 4.5

Berita Lainnya