Sidang TPP Indikator Keberhasilan Pembinaan Di Dalam Lapas

Watampone, INFO_PAS – Sebanyak 44 Narapidana mengikuti sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) Lapas Watampone. Sidang dihadiri oleh Anggota TPP Lapas Watampone, Wali Pemasyarakatan dan Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Bapas serta Hakim Pengawas dan Pengamat, Rabu (14/01) .

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Watampone, R.Sunarhadihartadi mengungkapkan bahwa sidang  TPP merupakan hal yang sangat penting dalam rangka meningkatkan proses pembinaan di Lapas. “Sidang TPP merupakan salah satu indikator keberhasilan pembinaan di dalam Lapas,” Ungkap Kalapas. “Sidang TPP merupakan bagian evaluasi dalam tahap pembinaan,  sehingga diperlukan masukan dari berbagai pihak, selain itu sidang ini harus dilakukan secara objektif dan transparan sehingga semua pihak dapat menerima apa pun hasilnya”. jelasnya.

Senada dengan Kalapas, Hakim Pengawas dan Pengamat Penagadi

Sidang TPP Indikator Keberhasilan Pembinaan Di Dalam Lapas

Watampone, INFO_PAS – Sebanyak 44 Narapidana mengikuti sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) Lapas Watampone. Sidang dihadiri oleh Anggota TPP Lapas Watampone, Wali Pemasyarakatan dan Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Bapas serta Hakim Pengawas dan Pengamat, Rabu (14/01) .

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Watampone, R.Sunarhadihartadi mengungkapkan bahwa sidang  TPP merupakan hal yang sangat penting dalam rangka meningkatkan proses pembinaan di Lapas. “Sidang TPP merupakan salah satu indikator keberhasilan pembinaan di dalam Lapas,” Ungkap Kalapas. “Sidang TPP merupakan bagian evaluasi dalam tahap pembinaan,  sehingga diperlukan masukan dari berbagai pihak, selain itu sidang ini harus dilakukan secara objektif dan transparan sehingga semua pihak dapat menerima apa pun hasilnya”. jelasnya.

Senada dengan Kalapas, Hakim Pengawas dan Pengamat Penagadilan Negeri Watampone, M.Fakthur Rahman  mengingatkan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang diusulkan bebas bersyarat untuk senantiasa mentaati segala persyaratan.

“WBP Lapas Watampone harus senantiasa mentaati segala persyaratan , karena pada hakekatnya bebas bersyarat itu bukanlah bebas murni,” ucap M.Fatkhur. (NH)

  Kontributor : Azhar/Lapas Watampone

What's Your Reaction?

like
1
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0