SPEKTAKULER, NAPI LAPAS SORONG TAMPIL DALAM AJANG INTERNATIONAL DI BALI

Denpasar, INFO_PAS - Spektakuler. Itulah sepenggal kata yang terucap dari beberapa penonton saat menyaksikan penampilan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Sorong dalam ajang bergengsi 3rd Bali International Choir Festival (BICF) di panggung terbuka Art Centre Bali, Jumat (29/8). Selain bernyanyi, gabungan petugas lapas dan WBP yang bernama NBC (Narapidana Bermazmur Choir) ini juga menampilkan tarian dan memainkan ala
SPEKTAKULER, NAPI LAPAS SORONG TAMPIL DALAM AJANG INTERNATIONAL DI BALI

Denpasar, INFO_PAS - Spektakuler. Itulah sepenggal kata yang terucap dari beberapa penonton saat menyaksikan penampilan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Sorong dalam ajang bergengsi 3rd Bali International Choir Festival (BICF) di panggung terbuka Art Centre Bali, Jumat (29/8). Selain bernyanyi, gabungan petugas lapas dan WBP yang bernama NBC (Narapidana Bermazmur Choir) ini juga menampilkan tarian dan memainkan alat musik tradisional, yaitu Triton dan Tifa. BICF sudah digelar sejak Senin (25/8) lalu dan akan ditutup pada Minggu (31/8) mendatang. Sebelumnya, NBC juga tampil memukau dalam acara pembukaan BICF pada Minggu (25/8). (Baca: Paduan Suara Narapidana Lapas Sorong Memukau Penonton di Art Centre Bali). Bahkan penampilan NBC membuat Artistic Director BICF, Andre de Quadros, kagum. "Hal ini sangat jarang terjadi, narapidana dapat keluar lapas menunjukan kreatifitas kepada khalayak di event internasional,” ungkap Andre. NBC merupakan paduan suara yang terdiri dari para WBP dan petugas Lapas Sorong. Pada mulanya, NBC merupakan Vokal Grup Tabernakel yang merupakan kelompok vokal grup kecil dari tiap blok Lapas Sorong. Grup paduan suara ini dicetuskan oleh Johanis Yeuwun yang merupakan pemimpin paduan suara etnik Seruling Papuana. "NBC merupakan upaya kreativitas dalam rangka mengembangkan kepribadian WBP, khususnya dibidang seni," papar Johanis. Kepala Lapas (Kalapas) Sorong, Samaludin Bogra, merasa senang dan bangga petugas dan WBP-nya bisa menjadi salah satu peserta dalam ajang internasional ini. "Kegiatan ini melibatkan 19 petugas lapas, 20 narapidana, dan tiga klien yang sedang bebas bersyarat. Kami juga berterima kasih atas dukungan semua pihak hingga kami ada disini," ungkapnya. Kalapas juga menyatakan bahwa keikutsertaan dalam BICF ini merupakan sarana untuk memperkenalkan budaya dan kesenian Papua. (AH)   Penulis: JP. Budi Waskito
 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0