STAFF PERPUSNAS RI KUNJUNGI PERPUSTAKAAN LP PANGKALAN BUN

SURVEI peningkatan dan pengembangan koleksi buku di perpustakaan lembaga pemasyarakatan (Lapas) bertujuan untuk meningkatkan minat baca warga binaan. Harapannya dengan membaca, pola fikir warga binaan berkembang dan menjadi pembelajaran yang positif.
Survei ini dilakukan Staff Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI yang diwakili Erni Romlah dan Retno Damayanti ke Lapas Klas II B Pangkalan Bun, kemarin.  Menurut mereka Lapas Pangkalan Bun telah memenuhi kriteria perpustakaan lapas yang dika­tegorikan mendapat bantuan buku dari perpusnas. Hal ini ditunjukkan atas antusiasme warga binaan terhadap buku bacaan.
“Lapas ini akan menjadi prioritas kami ke depan,” ujar Erni Romlah. Kunjungan ini juga didampingi Kepala KPAD Kobar, Safwan dan Kasi Binadik L
STAFF PERPUSNAS RI KUNJUNGI PERPUSTAKAAN LP PANGKALAN BUN

SURVEI peningkatan dan pengembangan koleksi buku di perpustakaan lembaga pemasyarakatan (Lapas) bertujuan untuk meningkatkan minat baca warga binaan. Harapannya dengan membaca, pola fikir warga binaan berkembang dan menjadi pembelajaran yang positif.
Survei ini dilakukan Staff Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI yang diwakili Erni Romlah dan Retno Damayanti ke Lapas Klas II B Pangkalan Bun, kemarin.  Menurut mereka Lapas Pangkalan Bun telah memenuhi kriteria perpustakaan lapas yang dika­tegorikan mendapat bantuan buku dari perpusnas. Hal ini ditunjukkan atas antusiasme warga binaan terhadap buku bacaan.
“Lapas ini akan menjadi prioritas kami ke depan,” ujar Erni Romlah. Kunjungan ini juga didampingi Kepala KPAD Kobar, Safwan dan Kasi Binadik Lapas Klas II B Pangkalan Bun, Peni Hadi.
“Supaya perpustakaan nasional memrioritaskan lapas ini untuk diberi bantuan buku,” ujar Peni Hadi. Pantauan Borneonews, antusiasme ditunjukkan oleh warga binaan saat beraktivitas di dalam perpusatakaan.
“Sesuai amanat UUD 45 bahwa negara berperan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Walaupun di dalam hal ini mereka adalah narapidana yang tidak memiliki hak untuk merdeka namun hak asasi mereka tetap harus dipenuhi negara,” ujar Safwan. (MG-8/B-7)
Sumber : borneonews.com

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0