Suud Rusli, Terpidana Mati yang Kini Jadi Instruktur Disiplin LP Surabaya

Surabaya - Ingatkah Anda dengan Suud Rusli? Terpidana mati kasus pembunuhan Dirut PT Asaba, Budyharto Angsono. Apa saja yang dilakukan Rusli sambil menunggu eksekusi?Detikcom berkesempatan menemui mantan anggota Marinir tersebut di Lapas Klas I, Surabaya, Kamis (1/1/2012).

"Saya tidak takut mati," jawab Rusli singkat.

Kondisi fisik Rusli terlihat masih sehat. Namun beratnya terlihat agak berlebih, dengan perut yang mulai membesar. Tapi badannya masih terlihat tegap.

Rusli yang terakhir berpangkat Kopral Dua ini tidak lagi ambil pusing dengan eksekusi yang menantinya. Rusli menilai, ia masih diberi kesempatan oleh Tuhan untuk melakukan sesuatu yang berguna bahkan hingga saat-saat terakhir hidupnya.

"Saya berpikir positif saja. Sampai sekarang saya masih hidup. Berarti saya masih punya kesempatan," jelasnya.

Suud Rusli, Terpidana Mati yang Kini Jadi Instruktur Disiplin LP Surabaya

Surabaya - Ingatkah Anda dengan Suud Rusli? Terpidana mati kasus pembunuhan Dirut PT Asaba, Budyharto Angsono. Apa saja yang dilakukan Rusli sambil menunggu eksekusi?Detikcom berkesempatan menemui mantan anggota Marinir tersebut di Lapas Klas I, Surabaya, Kamis (1/1/2012).

"Saya tidak takut mati," jawab Rusli singkat.

Kondisi fisik Rusli terlihat masih sehat. Namun beratnya terlihat agak berlebih, dengan perut yang mulai membesar. Tapi badannya masih terlihat tegap.

Rusli yang terakhir berpangkat Kopral Dua ini tidak lagi ambil pusing dengan eksekusi yang menantinya. Rusli menilai, ia masih diberi kesempatan oleh Tuhan untuk melakukan sesuatu yang berguna bahkan hingga saat-saat terakhir hidupnya.

"Saya berpikir positif saja. Sampai sekarang saya masih hidup. Berarti saya masih punya kesempatan," jelasnya.

Oleh pihak Lapas, Rusli dipercaya untuk menjabat sebagai ketua instruktur AO (admisi orientasi). AO mirip semacam orientasi di Lapas. Harapannya, para tahanan baru tersebut bisa lebih mudah diatur dan dikontrol emosionalnya oleh Lapas.

Bukan hanya itu, ia juga dipercayakan untuk ikut membantu dalam proyek pengerjaan kapal fiber yang tengah dikerjakan Lapas. Pengerjaan ini juga bekerja sama dengan Universitas Muhamaddiyah Surabaya. Bukan hal yang aneh mengingat Rusli adalah mantan seorang anggota Angkatan Laut (AL).

"Saya selalu katakan ke teman-teman, jangan pernah putus asa. Tiap permasalahan pasti ada jalan keluarnya. Motivasi saya, ini semua sudah diatur Tuhan," beber Rusli yang terlihat disegani oleh napi-napi lain.(mok/mei)

Sumber: www.detiknews.com/read/2012/01/12/230732/1814278/10/suud-rusli-terpidana-mati-yang-kini-jadi-instruktur-disiplin-lp-surabaya?nd992203605

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0