Tanam Jambu Kristal, Sedekah Bumi Lapas Terbuka Nusakambangan

Share:

Nusakambangan, INFO_PAS – Direktur Keamanan dan Ketertiban Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS), Lilik Sujandi, mengajak Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) untuk menyatu dengan alam serta menyatukan batin dalam melaksanakan pembinaan. Hal ini disampaikan Lilik saat menghadiri acara penanaman perdana jambu kristal kerja sama Ditjen PAS dengan Rumah Kreasi Indonesia Hebat (RKIH), Sabtu (16/3) pagi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Terbuka Nusakambangan.

“Penanaman pohon ini bukan sekedar acara, tapi sedekah bumi untuk mencari berkah hidup. Kita satukan batin dengan alam,” ajak Lilik.

Ia mengakui hasil penanaman di Nusakambangan beberapa waktu silam belum maksimal seperti buah naga dan kelapa. Untuk itulah, Lilik mengajak jajaran lapas di Nusakambangan, khususnya WBP Lapas Terbuka, untuk belajar menyatu dengan alam.

“Kita mungkin nantinya tidak menikmati panen ini, tapi menikmati keberkahan,” tambah Lilik.

Tak lupa, ia mengajak WBP Lapas Terbuka Nusakambangan agar kedepannnya merawat pohon jambu kristal yang ditanam. Bahkan, Lilik mengajak serta petani sekitar lapas untuk turut menanam.

Penanaman jambu kristal di Lapas Terbuka Nusakambangan turut dihadiri jajaran RKIH dan Kepala Lapas se-Nusakambangan. Menurut Kepala Lapas Batu yang merupakan koordinator lapas se-Nusakambangan, Erwedi Supriyatno, saat ini Lapas Terbuka Nusakambangan diisi 55 WBP dengan kapasitas 100 orang dan kapasitas open camp 25 orang.

“Melalui Revitalisasi Pemasyarakatan kita wujudkan cita-cita Nusakambangan menjadi lahan produksi. Area taman buah dan sayur,” ucap Erwedi.

Ia juga berharap kegiatan ini menjadi motivasi bagi WBP menjadi lebih baik. “Makin banyak WBP produktif membuktikan keberhasilan Revitalisasi Pemasyarakatan,” pungkasnya.

Tanam Jambu Kristal, Sedekah Bumi Lapas Terbuka Nusakambangan | INFO_PAS | 4.5

Berita Lainnya