Terima Tahanan Baru dari Kejari Ambon, Rutan Ambon Tekankan Aturan

Terima Tahanan Baru dari Kejari Ambon, Rutan Ambon Tekankan Aturan

Ambon, INFO_PAS – Sebanyak 23 tahanan baru dikirim oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Ambon ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon, Rabu (8/9). Mereka merupakan tahanan yang dititipkan oleh Rutan Ambon di Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Kepolisian Daerah (Polda) Maluku, serta Kepolisian Sektor (Polsek) setempat.

Pelaksana Tugas Kepala Rutan Ambon, Fifi Firda, menjelaskan tahanan yang sementara dititipkan di Rutan Polda, Polresta, Polsek, dan Badan Narkotika Nasional Provinsi Maluku merupakan tahanan yang masih berstatus AII. “Jika sudah inkracht dan berstatus AIII, maka kami akan pindahkan ke Rutan Ambon di mana proses tersbut sesuai dengan surat edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor: PAS-20.PR.01.01 Tahun 2020,” tuturnya.

Protokol kesehatan dalam penerimaan tahanan tetap diterapkan di mana tahanan sebelum melewati pintu 1, barang bawaan tahanan tersebut disemprot dengan cairan disinfektan, wajib mencuci tangan, mengukur suhu tubuh, memakai masker, dan sudah melampirkan surat keterangan negatif rapid test Antigen sebagai syarat pemberkasan.

“Sebelum ditempatkan ke dalam sel, terlebih dahulu kami lakukan pemeriksaan kesehatan guna memastikan kondisi tahanan saat diterima di Rutan dalam keadaan baik dan sehat. Apabila ditemukan saat pemerikasaan ada tahanan yang sakit, maka akan dikembalikan kepada pihak kejaksaan,” ucap Fifi.

Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Jefry Persulessy, mengungkapkan demi menjaga keamanan dan ketertiban di Rutan, setiap tahanan yang masuk diperiksa dengan ketat terhadap barang bawaannya. Jefry berharap tahanan baru dapat menaati, mematuhi aturan yang ada di dalam Rutan Ambon, dan tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri.

“Taati semua aturan yang berlaku di Rutan, seperti larangan memakai handphone, memakai atau menyelundupkan narkoba, atau pelanggaran-pelanggaran lainnya yang aturannya sudah jelas dan ditempelkan di setiap blok hunian. Jika kedapatan akan kami tindak tegas,” ujar Jefry.

Selanjutnya, 23 tahanan ini akan dimasukkan ke dalam ruang orientasi selama 14 hari guna melakukan isolasi mandiri dan akan diawasi langsung oleh petugas agar tidak melakukan kontak langsung dengan Warga Binaan Pemasyarakatan lainnya. (prv)

 

Kontributor: Rutan Ambon

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0