Tidak Bisa di Masjid, Tarawih di Tenda pun Tak Mengapa

Sukabumi, INFO_PAS – Kondisi masjid yang relatif kecil tidak lantas mengurungkan niat Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) untuk tetap menunaikan Shalat Tarawih. Pihak lapas pun menyiasatinya dengan mendirikan tenda tambahan berukuran besar di lapangan lapas agar para WBP tetap bisa Tarawih berjamaah. Hal ini terlihat pada Kamis (18/6) malam saat WBP Lapas Sukabumi mulai melaksanakan Shalat Tarawih di malam pertama Ramadhan. Ibadah pun tetap berjalan khusyu walau tidak seluruhnya dapat shalat di dalam masjid. “Jangan berkecil hati dan patah semangat walaupun tempat kita tidak mempunyai masjid yang memadai untuk dipakai beribadah. Bersyukurlah karena dengan tempat seadanya, kita masih dapat melaksanakan ibadah Ramadhan. Ingatlah bahwa Allah Maha Mengetahui, bukan karena tempat yang bagus dan megah, tetapi hati dan doa yang khusyu yang didengar Allah SWT,” ucap Kepala Lapas (Kalapas) Sukabumi, HM. Latief SAfiudin, yang malam itu

Tidak Bisa di Masjid, Tarawih di Tenda pun Tak Mengapa
Sukabumi, INFO_PAS – Kondisi masjid yang relatif kecil tidak lantas mengurungkan niat Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) untuk tetap menunaikan Shalat Tarawih. Pihak lapas pun menyiasatinya dengan mendirikan tenda tambahan berukuran besar di lapangan lapas agar para WBP tetap bisa Tarawih berjamaah. Hal ini terlihat pada Kamis (18/6) malam saat WBP Lapas Sukabumi mulai melaksanakan Shalat Tarawih di malam pertama Ramadhan. Ibadah pun tetap berjalan khusyu walau tidak seluruhnya dapat shalat di dalam masjid. “Jangan berkecil hati dan patah semangat walaupun tempat kita tidak mempunyai masjid yang memadai untuk dipakai beribadah. Bersyukurlah karena dengan tempat seadanya, kita masih dapat melaksanakan ibadah Ramadhan. Ingatlah bahwa Allah Maha Mengetahui, bukan karena tempat yang bagus dan megah, tetapi hati dan doa yang khusyu yang didengar Allah SWT,” ucap Kepala Lapas (Kalapas) Sukabumi, HM. Latief SAfiudin, yang malam itu bertindak sebagai imam Tarawih. Kalapas juga berharap para WBP dapat memanfatkan Ramadhan untuk bertaubat dan merenungi kesalahan agar diampuni segala dosa yang pernah diperbuat. “Bulan puasa ini kita harus lebih bersabar, bertafakur, serta banyak beribadah karena Allah membuka pintu pahala seluas-luasnya bagi umatnya,” pesannya. (IR)     Kontributor: Indra Rahmawan.       

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0