Tim Gabungan Kemenkumham Investigasi ke Lapas Timika

Timika - Tim gabungan Dirjen Pemasyarakatan dan Irjen Kementerian Hukum dan HAM bersama Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Provinsi Papua telah melakukan investigasi kaburnya puluhan tahanan dan nara pidana penghuni Lapas Kelas II B Timika. Direktur Bina Kamtib Ditjenpas Kemenkumham, Bambang Sumartyono di Timika, Sabtu, mengatakan, kegiatan investigasi sekaligus klarifikasi ke Lapas Kelas II B Timika merupakan perintah langsung dari Menteri Hukum dan HAM, Amir Syamsuddin. “Kami datang ke Timika dengan tugas melakukan investigasi sekaligus klarifikasi atas informasi yang kami terima terkait nara pidana yang keluar dari Lapas,” ujarnya. Dari hasil investigasi yang dilakukan tim gabungan tersebut, ditemukan fakta bahwa memang benar terdapat puluhan nara pidana dan tahanan penghuni Lapas Kelas II B Timika yang berada di luar lembaga. Bahkan sampai saat ini masih terdapat lebih dari 20 nara pidana da

Tim Gabungan Kemenkumham Investigasi ke Lapas Timika
Timika - Tim gabungan Dirjen Pemasyarakatan dan Irjen Kementerian Hukum dan HAM bersama Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Provinsi Papua telah melakukan investigasi kaburnya puluhan tahanan dan nara pidana penghuni Lapas Kelas II B Timika. Direktur Bina Kamtib Ditjenpas Kemenkumham, Bambang Sumartyono di Timika, Sabtu, mengatakan, kegiatan investigasi sekaligus klarifikasi ke Lapas Kelas II B Timika merupakan perintah langsung dari Menteri Hukum dan HAM, Amir Syamsuddin. “Kami datang ke Timika dengan tugas melakukan investigasi sekaligus klarifikasi atas informasi yang kami terima terkait nara pidana yang keluar dari Lapas,” ujarnya. Dari hasil investigasi yang dilakukan tim gabungan tersebut, ditemukan fakta bahwa memang benar terdapat puluhan nara pidana dan tahanan penghuni Lapas Kelas II B Timika yang berada di luar lembaga. Bahkan sampai saat ini masih terdapat lebih dari 20 nara pidana dan tahanan yang belum kembali ke Lapas Timika. “Ada beberapa yang keluar secara ilegal. Ini akan kami tindaklanjuti dengan pemeriksaan terhadap oknum-oknum petugas yang melakukannya. Nara pidana yang masih di luar sebanyak 18 orang dan beberapa waktu lalu juga sekitar 20 orang yang kabur dari Lapas Timika,” ujar Bambang.
Menyikapi kejadian itu, tim gabungan dari Kemenkumham langsung berkoordinasi dengan jajaran Polres Mimika, Kodim 1710 Mimika serta Detasemen B Brimob Polda Papua di Timika untuk meminta bantuan agar mengembalikan para pelaku kriminalitas yang masih berkeliaran tersebut ke Lapas Timika. “Karena kemampuan kami cukup berat dengan keterbatasan tenaga SDM makanya kami langsung berkoordinasi dengan Kapolres, Dandim dan Komandan Detasemen Brimob. Kami mohon dibantu untuk bagaimana mengembalikan para nara pidana ke Lapas Timika,” jelasnya. Bambang mengatakan, saat ini sejumlah oknum petugas yang bertanggung jawab terhadap pengawasan para nara pidana dan tahanan di Lapas Timika sedang menjalani pemeriksaan di Kantor Wilayah Kemenkumham Provinsi Papua. Oknum petugas yang terbukti bersalah akan ditindak tegas sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS). Terkait permasalahan tersebut, tim gabungan dari Kemenkumham telah memberikan arahan kepada para petugas Lapas Kelas II B Timika agar menaati aturan-aturan yang berlaku dalam hal mengeluarkan seorang nara pidana dari dalam Lapas. “Kalaupun seorang nara pidana harus keluar dari Lapas, harus ada prosedurnya. Taatilah regulasi-regulasi yang ada. Kalau melanggar regulasi tersebut, tentu ada sanksinya. Apalagi pemerintah sudah menaikkan tunjangan remunerasi. Masa kinerjanya masih seperti itu terus,” ujarnya. Ia menambahkan, kasus kabur dan berkeliarannya puluhan penghuni Lapas Kelas II B Timika menjadi perhatian serius Menkumham dan jajaran Kemenkumham RI di Jakarta. “Justru tim kami diperintahkan langsung oleh beliau untuk segera berangkat ke Timika untuk menangani masalah ini,” kata Bambang. (ant/don/LO1)   Sumber: http://bintangpapua.com/

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0