TPP Rutan Bahas Pengusulan Tim Tadarus & Pengangkatan Tamping

TPP Rutan Bahas Pengusulan Tim Tadarus & Pengangkatan Tamping

Sinjai, INFO_PAS - Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) gelar Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) terhadap 12 Warga Binaan Pemasyarakatan, Rabu (23/3). Pada Sidang TPP ini, 10 orang diusulkan menjadi Tim Tadarus Al-Qur'an di bulan Ramadan 1443 Hijriah dan dua pengangkatan tamping dapur.

Sidang TPP dibuka langsung oleh Ketua TPP, Wajidi Hasbi. Hadir pula seluruh anggota TPP Rutan Sinjai.

Kepala Rutan Sinjai, Muhammad Ishak, mengatakan Tim Tadarus harus aktif dalam bulan Ramadan. Selain melaksanakan Tadarus setelah Salat Tarawih, Tim Tadarrus juga bertugas menyiapkan takjil buka puasa bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) serta mempersiapkan segala peralatan sebelum dan sesudah Salat Tarawih sehingga pelaksanaannya berjalan dengan lancar dan baik.

“Kami harap WBP selalu menjaga kesehatan agar kegiatan selama Ramadan, terutama kegiatan kerohanian, berjalan dengan baik. Kesehatan adalah hal utama. Tetap patuhi protokol kesehatan. Jika ada gejala sakit segera konsultasikan diri ke klinik Rutan,” pesan Ishak.

Salah satu Anggota TPP, Amiruddin, menyarankan peningkatan pengawasan terhadap anggota Tim Tadarus untuk tetap menjaga kondisi keamanan di Rutan Sinjai. "Siapkan kamar khusus bagi Tim Tadarus sebagai langkah peningkatan pengawasan terhadap tim ini. Selain itu, jadwal pembukaan kunci kamar juga perlu ditetapkan guna mempermudah pelaksaan tugas mereka," sarannya. 

Seleksi dan pengangkatan tamping juga menjadi bahasan Sidang TPP di Rutan Masohi, Rabu (23/3). Tamping yang diseleksi kali ini adalah tamping Agama Islam.

Sebelumnya, Rutan Masohi telah menentukan tamping agama, tetapi dibutuhkan lebih banyak lagi tamping yang dapat memenuhi target pembacaan satu juz dalam satu hari sehingga dapat mencapai Khatam Al-Qur’an pada bulan Ramadan. "Seleksi tamping tausiah dan Tadarus Al-Qur’an kami lihat dari kemampuan beribadah yang mereka tunjukkan sehari-hari maupun saat mengikuti pembinaan kerohanian,” jelas Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Hakim Abdul Gani.

Tidak semua anggota Dewan Kemakmuran Mesjid Rutan Masohi dapat menjadi tamping pembaca Tadarus Al-Qur’an karena masa pidana menjadi salah satu hal utama yang dilihat saat menjadi tamping. Setidaknya, mereka sudah menjalani 2/3 masa pidana untuk dapat menjalankan tugas sebagai tamping.

“Bagaimanapun kami harus mengikuti aturan yang ada,” ucap Gani.

Hasil sidang langsung disampaikan TPP kepada para WBP yang ditunjuk sebagai tamping. Diharapkan para tamping terpilih melaksanakan tugas yang telah diberikan dengan baik dan penuh tanggung jawab dengan mematuhi batasan-batasan supaya tidak terlibat dengan hukuman disiplin.

“Jangan menyalahgunakan kesempatan yang telah kami berikan, apalagi tugas ini juga sebagai ibadah selama bulan Ramadan. Laksanakan dengan baik untuk mendapat keberkahan Ramadan,” pesan Gani. (IR)

 

Kontributor: Rutan Sinjai, Rutan Masohi

 

What's Your Reaction?

like
1
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0