Turyanto : Lapas Berikan Napi Keterampilan

TANJUNGPANDAN - Banyak orang menilai bahwasannya sebuah Lapas (Lembaga Permasyarakat) merupakan tempat kurungan kecil yang sangat terbatas. Namun hal tersebut tidak seperti dibayangkan oleh sebagian masyarakat. Kepala Lapas Kelas II B, Cerucuk, Kabupaten Belitung, Turyanto.,Be, IP,S.Sos, mengatakan, sebuah lembaga permasyarakatan sering disalahartikan oleh sebagian orang. Dimana khususnya untuk Lapas Cerucuk, Tanjungpandan, pihaknya selalu melakukan pembinaan melalui program-program yang sudah terprogram dan selalu diberikan kepada sejumlah narapidana. "Seperti misalkan melakukan pembinaan melalui keterampilan pertukangan kayu, membuat batako, ada juga yang nge-las, dan ada juga yang berkebun. Hal ini selalu dilakukan napi supaya usai keluar dari Lapas dia mendapatkan ilmu dari hasil pembinaan kita," ungkap Turyanto, kepada Radar Bangka, di ruang kerjanya, kemarin (2/9) Tidak hanya itu kata dia, dalam memberikan sebuah pembinaan memang pihaknya selalu meli

Turyanto : Lapas Berikan Napi Keterampilan
TANJUNGPANDAN - Banyak orang menilai bahwasannya sebuah Lapas (Lembaga Permasyarakat) merupakan tempat kurungan kecil yang sangat terbatas. Namun hal tersebut tidak seperti dibayangkan oleh sebagian masyarakat. Kepala Lapas Kelas II B, Cerucuk, Kabupaten Belitung, Turyanto.,Be, IP,S.Sos, mengatakan, sebuah lembaga permasyarakatan sering disalahartikan oleh sebagian orang. Dimana khususnya untuk Lapas Cerucuk, Tanjungpandan, pihaknya selalu melakukan pembinaan melalui program-program yang sudah terprogram dan selalu diberikan kepada sejumlah narapidana. "Seperti misalkan melakukan pembinaan melalui keterampilan pertukangan kayu, membuat batako, ada juga yang nge-las, dan ada juga yang berkebun. Hal ini selalu dilakukan napi supaya usai keluar dari Lapas dia mendapatkan ilmu dari hasil pembinaan kita," ungkap Turyanto, kepada Radar Bangka, di ruang kerjanya, kemarin (2/9) Tidak hanya itu kata dia, dalam memberikan sebuah pembinaan memang pihaknya selalu melihat dari kondisi keterampilan para napi, yang memang kemudian disalurkan melalui sebuah pekerjaan.  "Jadi apa yang disenangi mereka (napi, red) itu yang kita gali. Supaya dari bakat ataupun potensi yang mereka miliki, kita fokuskan supaya bisa menjadi sebuah pekerjaan yang nantinya bisa menghasilkan," ujar Turyanto. Selain itu lanjut dia, dalam mendekatkan diri kepada para napi, pihaknya juga mempunyai program melalui olahraga yang memang sering dilakukan secara bersamaan antara napi dengan petugas lapas. "Kalau olahraga senam itu dilakukan hari Sabtu, itu jadwal rutinnya yang diinstrukturi dari luar. Tapi kalau olahraga futsal, volly, itu biasa dilakukan rutin para napi sewaktu siang, kadang juga bermainnya bareng denga petugas kita, termasuk saya juga sering ikut volly sama futsal," sebut Turyanto. Sambungnya, dari 202 napi yang menghuni Lapas Cerucuk, rata-rata secara keseluruhan diakui Turyanto, banyak napi yang menyenangi program karang bonsai. "Saya juga gak tau kenapa banyak yang suka bonsai, hasilnya juga bagus-bagus. Ada juga kita ada juga program baru untuk napi, yaitu mencoba ternak ayam, baru dijalankan 2 bulan ini, alhamdulillah yang minat juga banyak," Tutup Turyanto. (tas) Sumber : http://m.radarbangka.co.id/berita/detail/belitong/18174/turyanto-:-lapas-berikan-napi-keterampilan.html

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0