UPT Pemasyarakatan Maluku Terima Tahanan AIII Kejari

UPT Pemasyarakatan Maluku Terima Tahanan AIII Kejari

Ambon, INFO_PASLembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Ambon kembali menerima empat tahanan baru berstatus AIII dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Ambon. Masing-masing satu tahanan Anak dan tiga tahanan dewasa diterima di Lapas Perempuan Ambon, Rabu (8/9) dengan menerapkan prosedur penerimaan dan protokol kesehatan.

“Tahanan yang akan masuk ke Lapas Perempuan Ambon telah dilengkapi dengan hasil pemeriksaan rapid test Antigen dengan hasil negatif dan dilakukan pemeriksaan kesehatan,” terang Kepala Subseksi (Kasubsi) Admisi dan Orientasi Lapas Perempuan Ambon, Grace S. Tomasoa.

Keempat tahanan menjalani pemeriksaan kesehatan berupa tes narkoba dan tes kehamilan oleh petugas kesehatan Lapas Perempuan Ambon. Hasilnya, terdapat satu tahanan Anak dan satu tahanan dewasa positif hamil empat dan lima bulan, dan keempatnya negatif narkoba.

Selanjutnya, Ellen M. Risakotta selaku Kepala Lapas (Kalapas) Perempuan Ambon mengatakan sebelum menerima tahanan baru, pihaknya telah mempersiapkan petugas serta kamar isolasi yang akan ditempati mereka. “Kami selalu berkoordinasi dengan Aparat Penegak Hukum (APH) atau Kejari Ambon agar terwujud sinergi yang baik dan menentukan waktu pelaksanaan kegiatan penerimaan tahanan baru tersebut, tuturnya.

Ellen juga menambahkan,mengingat terdapat tahanan yang tengah dalam keadaan hamil, pihaknya mengaku akan lebih meningkatkan pelayanan kesehatan. “Tetap menerapkan protokol kesehatan, termasuk mereka juga harus menjalani masa isolasi selama 14 hari ke depan di ruang isolasi, urai Ellen.

Terakhir, Kalapas juga memberikan apresiasinya kepada seluruh petugas yang selalu bersemangat dalam melaksanakan tugas dan fungsi. Bersinergi baik dengan APH lain dalam proses penerimaan tahanan baru dan terlebih penting lagi selalu memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat, pungkasnya.

Di hari yang sama, Lapas Kelas III Saparua juga menerima menerima empat tahanan AIII dari Kejari Saparua yang terdiri dari tiga tahanan laki-laki dan satu tahanan perempuan. Donny D Lekatompessy selaku Kasubsi Keamanan dan Ketertiban, menjelaskan tahanan yang dikirim harus berstatus AIII atau yang sudah melalui putusan inkracht.

“Nantinya mereka akan ditempatkan di kamar I dan kamar perempuan agar dapat akan kami pantau dengan baik,” jelas Donny

Ernes L. Laturette selaku Kalapas Saumlaki menuturkan sebelum melakukan pemindahan tahanan AIII, pihaknya telah berkoordinasi dengan kejari setempat mengenai urusan administrasi dan kesehatan dari tahanan tersebut. “Mengingat kondisi pandemi yang tak kunjung reda, kami minta dari pihak kejari untuk melampirkan hasil swab yang dinyatakan negatif,” ungkap Laturette.

Proses penerimaan tahanan  dikawal langsung oleh Kepolisian setempat sehingga terjamin keamanannya. Sesuai dengan Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS-20.PR.01.01 Tahun 2020, setiap penerimaan tahanan baru wajib menerapkan protokol kesehatan mulai dari proses masuk sampai pada proses penempatannya di blok hunian.

Seluruh tahanan AIII yang baru tiba, baik di Lapas Perempuan Ambon dan Lapas Saparua, dilakukan pemeriksaan mulai dari pemeriksaan kesehatan, tes urine, hingga penggeledahan badan dan barang bawaan. Tak lupa, tetap diterapkan protokol kesehatan yang disiplin dalam proses penerimaan. (prv)

 

Kontributor: LPP Ambon, Lapas Saparua

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0