WBP LAPAS PEKALONGAN RAIH PENGHARGAAN DARI SETKAB RI

Pekalongan, INFO_PAS - Enam orang warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Pekalongan mendapat piagam penghargaan dalam Lomba Desain Batik Raja Ampat Papua yang diselenggarakan dalam rangka Sail Raja Ampat 2014 oleh Sekretariat Kabinet (Setkab) RI. Mereka adalah Rahmat Hidayat bin Zairan, Achmad Taufiq bin Isom, Endro Waluyo, Husni Thamrin bin Saleh, Jefri Ilham bin Gozali, dan Marleky Obhetan. Piagam penghargaan tersebut diserahkan oleh Kalapas Pekalongan, Sabtu (7/6) di Taman Bacaan WBP dalam rangkaian acara nonton bareng film 99 Cahaya di Langit Eropa. Kalapas Pekalongan, Suprapto, memberi apresiasi para WBP yang mendapat piagam penghargaan. “Selaku pimpinan di Lapas Pekalongan, kami sangat bangga atas penghargaan dari Setkab RI kepada warga binaan. Walaupun belum meraih juara, namun keberanian untuk ikut serta sudah menjadi prestasi tersendiri," ucap Suprapto. Pada kesempatan yang sama, Muhammad Anang Saefulloh selaku Pembin

WBP LAPAS PEKALONGAN RAIH PENGHARGAAN DARI SETKAB RI
Pekalongan, INFO_PAS - Enam orang warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Pekalongan mendapat piagam penghargaan dalam Lomba Desain Batik Raja Ampat Papua yang diselenggarakan dalam rangka Sail Raja Ampat 2014 oleh Sekretariat Kabinet (Setkab) RI. Mereka adalah Rahmat Hidayat bin Zairan, Achmad Taufiq bin Isom, Endro Waluyo, Husni Thamrin bin Saleh, Jefri Ilham bin Gozali, dan Marleky Obhetan. Piagam penghargaan tersebut diserahkan oleh Kalapas Pekalongan, Sabtu (7/6) di Taman Bacaan WBP dalam rangkaian acara nonton bareng film 99 Cahaya di Langit Eropa. Kalapas Pekalongan, Suprapto, memberi apresiasi para WBP yang mendapat piagam penghargaan. “Selaku pimpinan di Lapas Pekalongan, kami sangat bangga atas penghargaan dari Setkab RI kepada warga binaan. Walaupun belum meraih juara, namun keberanian untuk ikut serta sudah menjadi prestasi tersendiri," ucap Suprapto. Pada kesempatan yang sama, Muhammad Anang Saefulloh selaku Pembina Kelas Inspirasi Lapas Pekalongan menambahkan bahwa keenam WBP tersebut dibina melalui Kelas Inspirasi serta memiliki potensi yang besar dibidang desain batik. “Begitu mengetahui adanya Lomba Desain Batik Raja Ampat Papua dari baliho yang kami baca di depan Kantor Sekretariat Daerah Kota Pekalongan, kami langsung memberi tahu kepada WBP di lapas, khususnya peserta Kelas Inspirasi yang dilaksanakan rutin setiap Sabtu pagi,” seru Anang. Dengan prestasi ini, pihak Lapas berjanji akan terus mengasah kemampuan dan kreativitas WBP dalam desain dan lainnya.  “Semoga penghargaan ini memotivasi WBP kami dalam meraih prestasi. Untuk itu kami akan terus berupaya melakukan terobosan agar kreativitas dan inovasi warga binaan kami terus berkembang,” janji Kalapas.  

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0