Terima kasih tidak mengambil konten tanpa izin

Bapas Pati Mendorong Pelaksanaan Revitalisasi Pemasyarakatan UPT Wilayah Kerja Bapas Pati

Share:

 

Pati, INFO_PAS – Bapas Pati menyelenggarakan Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Pelaksanaan Revitalisasi Pemasyarakatan UPT Wilayah Kerja Bapas Pati Bertempat di ruang sidang TPP pukul 09.00 WIB – 12.00 WIB, Rabu (17/07).

Rapat koordinasi ini dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti Permenkumham No.35 Tahun 2018 tentang Revitalisasi Penyelenggaraan Sistem Pemasyarakatan dan arahan Kepala Kantor Wilayah serta Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Jawa Tengah di Surakarta pada hari Jumat, (12/07).

Revitalisasi Pemasyarakatan sendiri merupakan kebijakan penting bagi penyelenggaraan pemasyarakatan dengan melakukan penguatan kelembagaan  yang mengklasifikasikan Lapas super maximum, maximum, medium, dan minimum security serta perubahan dalam pelayanan, pembinaan, dan pembimbingan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan mengedepankan tingkat resiko dalam penempatan maupun resiko kebutuhan program pembinaan.

Rapat koordinasi dihadiri oleh perwakilan pejabat struktural dari UPT yang berada di wilayah kerja Bapas Pati seperti Lapas Pati, Rutan Kudus, Rutan Rembang, Rutan Blora, Rutan Jepara, dan Rutan Purwodadi. Dalam rapat ini Kabapas Pati, Giyanto menyampaikan paparan tentang  pelaksanaan  program revitalisasi pemasyarakatan dan juga menekankan agar Lapas dan Rutan segera menginformasikan apabila menerima tahanan dan narapidana baru untuk memintakan penelitian kemasyarakatan guna program pelayanan, penempatan, dan pembinaan. Hal tersebut merupakan suatu hal yang baru dan penting sehingga perlu disosialisasikan dan dikoordinasikan dengan UPT wilayah kerja Bapas Pati.

“Baru saja Bapas diperkenalkan tentang instrumen screening lima dimensi  yang nantinya dipakai sebagai alat assesment untuk penempatan awal atau pemindahan tahanan maupun narapidana. Alat tersebut menjadi bagian penting dalam penyusunan rekomendasi Litmas. Rekomendasi Litmas yang nantinya akan dijadikan bahan pertimbangan bersama wali dalam sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) pada saat Lapas dan Rutan membuat keputusan,” ujar Giyanto.

Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Rembang, Sri Nurwiyani yang menghadiri rapat koordinasi menyambut baik acara ini.

“Dengan acara ini kami memperoleh pengetahuan baru dan ke depannya untuk litmas pembinaan awal yang berupa penempatan awal atau pemindahan tahanan maupun narapidana kami tentu membutuhkan bantuan Bapas Pati untuk melakukan screening lima dimensi terhadap tahanan/narapidana yang bersangkutan. Dengan adanya program revitalisasi pemasyarakatan ini tugas UPT Pemasyarakatan juga akan semakin bertambah. Oleh karena itu diperlakukan koordinasi yang kuat antar instansi agar tujuan program revitalisasi pemasyarakatan betul-betul tercapai dan tepat sasaran,” pungkasnya.

Kontributor : Amy

Bapas Pati Mendorong Pelaksanaan Revitalisasi Pemasyarakatan UPT Wilayah Kerja Bapas Pati | INFO_PAS | 4.5

Berita Lainnya