Asah Keterampilan Otomotif, Lapas Baubau Siapkan Warga Binaan Lebih Mandiri

Asah Keterampilan Otomotif, Lapas Baubau Siapkan Warga Binaan Lebih Mandiri

Baubau, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Baubau terus kembangkan program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan melalui keterampilan praktis yang dapat diaplikasikan setelah menyelesaikan masa pidana. Salah satunya melalui keterampilan di bidang otomotif yang memberi kesempatan kepada Warga Binaan untuk mempelajari perawatan dan perbaikan kendaraan roda dua hingga keterampilan body repair, Kamis (24/9).

Lapas Baubau menjadikan kegiatan tersebut sebagai bagian dari pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada aktivitas selama berada di dalam Lapas, tetapi juga pada pengembangan keterampilan praktis. Melalui pembelajaran otomotif, Warga Binaan diperkenalkan dengan berbagai pekerjaan dasar yang berkaitan dengan kendaraan bermotor, mulai dari pemeriksaan kondisi kendaraan, perawatan, servis, hingga penanganan bagian bodi kendaraan.

Bagi Lapas Baubau, keterampilan otomotif menjadi salah satu pilihan pembinaan kemandirian yang berkaitan dengan kebutuhan keterampilan praktis di masyarakat. Kemampuan yang diperoleh selama mengikuti pembinaan diharapkan dapat menjadi bekal bagi Warga Binaan untuk mengembangkan aktivitas produktif setelah kembali ke masyarakat.

Kasi Kegiatan Kerja Lapas Baubau, Safaruddin, mengatakan pembinaan keterampilan otomotif merupakan bagian dari upaya Lapas memberikan keterampilan kepada Warga Binaan.

“Kami berupaya memberikan keterampilan yang bisa dipraktekkan secara langsung oleh Warga Binaan. Melalui pembinaan otomotif, mereka tidak hanya belajar mengenai servis kendaraan, tetapi juga dibentuk untuk memiliki keterampilan, ketelitian, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam bekerja,” ujar Safaruddin.

Ia menambahkan, pengembangan keterampilan dilakukan dengan mempertimbangkan kemampuan serta minat Warga Binaan.

Warga Binaan mendapatkan kesempatan untuk belajar secara langsung melalui praktik. Proses pembelajaran dilakukan secara bertahap agar peserta memahami penggunaan peralatan, mengenali komponen kendaraan, serta mengetahui prosedur dasar dalam melakukan perawatan dan perbaikan. Kegiatan praktik tersebut juga mendorong Warga Binaan untuk bekerja secara teliti, disiplin, dan bertanggung jawab.

Salah seorang Warga Binaan, A, mengaku dapat pengalaman baru selama mengikuti pembinaan otomotif di Lapas Baubau. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan kesempatan untuk mempelajari keterampilan yang sebelumnya belum banyak dikuasainya.

“Di sini saya belajar banyak hal tentang otomotif, mulai dari servis kendaraan sampai body repair. Awalnya masih banyak yang belum saya pahami, tetapi setelah mengikuti praktik dan belajar bersama, saya mulai lebih mengerti,” ungkap A.

Pembinaan otomotif juga jadi ruang bagi Warga Binaan untuk kembangkan potensi melalui kegiatan produktif. Dari proses mengenali kerusakan, menggunakan peralatan, melakukan perbaikan, hingga menyelesaikan pekerjaan, Warga Binaan dilatih untuk bekerja tekun dan memahami pentingnya proses belajar yang berkelanjutan.

Lapas Baubau terus mendorong agar kegiatan pembinaan kemandirian tidak berhenti pada pemberian pengetahuan dasar, tetapi menjadi proses pembentukan keterampilan yang aplikatif.

Dari balik tembok Pemasyarakatan, proses pembinaan terus berjalan. Lapas Baubau tidak hanya beri ruang bagi Warga Binaan untuk menjalani masa pembinaan, tetapi juga membuka kesempatan untuk belajar, bekerja, dan mengasah keterampilan sebagai bagian dari persiapan menuju kemandirian. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Baubau

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0