Asah Keterampilan Otomotif, Warga Binaan Lapas Banjarmasin Pasang Lampu Motor
Banjarmasin, INFO_PAS – Keterampilan otomotif terus diasah Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin melalui kegiatan di Workshop Giatja. Salah satunya dilakukan RZ yang mengerjakan pemasangan lampu BI-LED Headlight dua warna pada sepeda motor milik petugas, Sabtu (19/9).
Dengan didampingi petugas Giatja, RZ memasang lampu sesuai pesanan petugas. Pengerjaan dilakukan dengan memperhatikan posisi pemasangan dan fungsi kelistrikan agar lampu dapat terpasang dengan baik.
Kegiatan tersebut jadi bagian dari pembinaan kemandirian melalui keterampilan perbengkelan. Warga Binaan tidak hanya mempelajari teknik otomotif, tetapi juga dilatih bekerja secara teliti dan bertanggung jawab terhadap pekerjaan yang diberikan.
Kasi Giatja Lapas Banjarmasin, Bagus Paras Etika, menyampaikan bahwa kegiatan di Workshop Giatja diarahkan untuk memberikan pengalaman kerja yang dapat meningkatkan keterampilan Warga Binaan.
“Setiap pekerjaan menjadi kesempatan bagi Warga Binaan untuk mengasah keterampilan. Kami mendorong mereka agar bekerja dengan teliti, mengikuti prosedur, dan bertanggung jawab terhadap hasil pekerjaan,” ujar Bagus.
Secara terpisah, Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menyampaikan bahwa pembinaan kemandirian melalui keterampilan kerja menjadi salah satu upaya mempersiapkan Warga Binaan menghadapi kehidupan setelah kembali ke masyarakat.
“Keterampilan yang diperoleh selama menjalani masa pembinaan diharapkan dapat menjadi bekal bagi warga binaan. Kami ingin mereka memiliki kemampuan yang dapat dikembangkan dan dimanfaatkan secara positif ketika kembali ke masyarakat,” ujar Kalapas.
Bagi RZ, kesempatan mengerjakan pemasangan lampu menjadi pengalaman untuk menerapkan keterampilan otomotif yang telah dipelajari.
“Senang bisa dipercaya mengerjakan pemasangan lampu ini. Saya jadi bisa belajar lagi dan lebih teliti dalam mengerjakan bagian kelistrikan motor,” ungkap RZ.
Melalui Workshop Giatja, Lapas Banjarmasin beri ruang bagi Warga Binaan untuk kembangkan keterampilan kerja melalui praktik langsung. Pembinaan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kemandirian dan menjadi bekal saat kembali ke masyarakat. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Banjarmasin
What's Your Reaction?


