Asesmen Warga Binaan Mapenaling, Jajaran Pembinaan dan Pengamanan Lapas Kelas I Madiun Lakukan Pendampingan Intensif
Madiun, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun laksanakan asesmen terhadap Warga Binaan Mapenaling sebagai upaya pemetaan dan penguatan program pembinaan lanjutan, Senin (4/5). Kegiatan ini melibatkan jajaran pembinaan dan pengamanan yang memberikan pendampingan secara intensif kepada para Warga Binaan untuk melakukan pendataan secara menyeluruh sekaligus memantau kondisi dan perkembangan Warga Binaan sebagai dasar menentukan program pembinaan yang tepat, terarah, dan berkelanjutan.
Selain proses pendataan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman Warga Binaan terkait aturan, larangan, dan tata tertib yang berlaku di lingkungan Peemasyarakatan. Langkah ini penting guna menciptakan ketertiban dan kedisiplinan, sekaligus mendukung suasana pembinaan yang aman dan kondusif.
“Melalui asesmen ini, kami memetakan kebutuhan pembinaan masing-masing Warga Binaan secara lebih tepat. Data yang diperoleh akan menadi dasar dalam menentukan program pembinaan lanjutan, baik kepribadian maupun kemandirian, sehingga proses reintegrasi sosial berjalan optimal,” terang Kepala Bidang Pembinaan, Arjiunna.
Senada, Andri Setiawan selaku Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas juga menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap aturan yang berlaku di Lapas sebagai fondasi utama dalam menciptakan keamanan. “Disiplin dan ketaatan terhadap tata tertib menjadi kunci terciptanya keamanan dan ketertiban di lingkungan Pemasyarakatan,” tegasnya.
Salah satu Warga Binaan berinisial BS mengungkapkan asesmen ini memberikan pemahaman baru sekaligus motivasi untuk menjalani masa pembinaan dengan lebih baik. “Kegiatan ini membantu saya lebih memahami aturan dan apa yang harus saya perbaiki. Saya jadi lebih termotivasi untuk mengikuti pembinaan dengan baik agar kembali ke masyarakat dengan lebih siap,” ujarnya.
Pelaksanaan asesmen berlangsung dengan tertib dan lancar. Warga Binaan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara kooperatif sebagai proses pembinaan berkesinambungan.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan hasil asesmen menjadi dasar yang akurat dalam penyusunan program pembinaan lanjutan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan memperkuat kesadaran Warga Binaan terhadap pentingnya disiplin, kepatuhan terhadap aturan, dan kesiapan untuk kembali ke masyarakat dengan perilaku yang lebih baik. (IR)
Kontributor: Lapas Kelas I Madiun
What's Your Reaction?


