Bangun Iman dan Karakter Warga Binaan, Lapas Tual Kolaborasi dengan Kemenag Kota Tual
Langgur, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual berkolaborasi dengan Penyuluh Agama Kristen dari Kantor Kementerian Agama Kota Tual lewat bimbingan kerohanian di Gereja Oikumene, Selasa (28/4). Kegiatan ini bertujuan menyentuh sisi spiritual para Warga Binaan agar memiliki kesadaran diri untuk berubah dan menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke masyarakat nantinya.
Kepala Lapas Tual, Nurchalis Nur, menegaskan pembinaan rohani adalah fondasi utama dalam proses rehabilitasi. "Kami ingin Warga Binaan tidak hanya menjalani masa pidana secara fisik, tetapi juga mengalami pemulihan mental dan spiritual. Kolaborasi dengan penyuluh agama sangat penting agar pesan-pesan moral dan keimanan tersampaikan dengan lebih mendalam dan profesional," ujarnya.
Senada, Kepala Seksi Pembinaan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja, Iswan Ternate, menjelaskan program ini merupakan kurikulum pembinaan kepribadian yang terukur. "Setiap Warga Binaan Kristen wajib mengikuti jadwal yang telah ditentukan. Kami memantau perkembangan perilaku mereka. Sejauh ini, bimbingan rohani memberikan dampak positif terhadap kedisiplinan dan ketenangan suasana di Lapas," jelasnya.
Sementara itu, Penyuluh Agama Kristen, Elvis Renwarin, menyampaikan apresiasinya atas keterbukaan pihak Lapas. Dalam sesi bimbingannya, ia menekankan pentingnya pengampunan dan harapan baru.
"Kami hadir untuk mengingatkan mereka bahwa masa lalu bukanlah akhir dari segalanya. Fokus kami adalah membangun kembali karakter mereka melalui nilai-nilai kasih dan pertobatan sehingga iman mereka tetap bertumbuh meskipun berada di balik jeruji besi," ungkap Elvis.
Program kolaborasi ini diharapkan terus berjalan secara konsisten sebagai upaya mencetak Warga Binaan yang mandiri, berkarakter, dan berakhlak mulia. (IR)
Kontributor: Lapas Tual
What's Your Reaction?


