Bangun Kekuatan Diri, Lapas Tabanan Dampingi Warga Binaan dalam Penguatan Pascarehabilitasi

Bangun Kekuatan Diri, Lapas Tabanan Dampingi Warga Binaan dalam Penguatan Pascarehabilitasi

Tabanan, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan bersama Yayasan Menoreh Abadi laksanakan penguatan pascarehabilitasi bagi Warga Binaan, Jumat (25/9). Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi peserta untuk membangun kekuatan diri dan meneguhkan kembali tekad menjalani perubahan setelah melewati tahapan rehabilitasi.

Penguatan pascarehabilitasi tidak hanya diarahkan pada keberlanjutan pemulihan, tetapi juga mendorong peserta untuk mengenali potensi diri, menerima proses yang telah dilalui, dan menumbuhkan keyakinan bahwa perubahan dapat dimulai dari kemauan diri sendiri. Hal ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan Warga Binaan menjalani kehidupan yang lebih sehat, bertanggung jawab, dan produktif.

Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja, Fatkhur Rokhman, menjelaskan fase pascarehabilitasi membutuhkan penguatan berkelanjutan agar peserta memiliki kesiapan dalam menjalani proses perubahan. “Program pascarehabilitasi menjadi fase penguatan bagi Warga Binaan untuk mempertahankan perubahan yang telah dibangun selama rehabilitasi. Pendampingan ini juga membantu mereka mempersiapkan mental serta membangun keyakinan untuk menjalani kehidupan yang lebih sehat dan bertanggung jawab,” jelasnya.

Dalam sesi penguatan, Koordinator Yayasan Menoreh Abadi, Salmon C. Molina, mengajak peserta untuk melihat perubahan sebagai proses yang membutuhkan kemauan dan kekuatan dari dalam diri. “Kita memiliki kekuatan untuk berubah. Dorongan untuk menjadi lebih baik tidak datang dari luar, melainkan dari seberapa kuat niat dan tekad kita menuju perubahan,” tegasnya.

Salah seorang peserta, Yuda, mengaku kegiatan pascarehabilitasi membantunya memahami bahwa proses memperbaiki diri membutuhkan penerimaan terhadap diri sendiri sekaligus kemauan untuk terus bergerak menuju perubahan. “Saya selalu merasa memerlukan bantuan dari orang lain, padahal kekuatan sejati itu merupakan keikhlasan dan penerimaan akan diri kita sendiri, serta seberapa besar keinginan kita untuk memperbaiki diri,” ungkapnya.

Melalui penguatan pascarehabilitasi, Lapas Tabanan bersama Yayasan Menoreh Abadi terus hadirkan pendampingan yang mendorong Warga Binaan untuk tidak hanya mempertahankan proses pemulihan, tetapi juga membangun keyakinan, kemandirian, dan tekad untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pembinaan. (IR)

 

Kontributor: Lapas Tabanan

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0