Bapas Banjarmasin Perkuat Sinergi dengan Kelurahan dan Puskesmas Pemurus lewat PKS dan Sosialisasi Pencegahan Hantavirus

Bapas Banjarmasin Perkuat Sinergi dengan Kelurahan dan Puskesmas Pemurus lewat PKS dan Sosialisasi Pencegahan Hantavirus

Banjarmasin, INFO_PAS – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Banjarmasin sepakati Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kelurahan Pemurus Dalam sekaligus laksanakan sosialisasi pencegahan Hantavirus oleh Puskesmas Pemurus Dalam, Kamis (4/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Bapas Banjarmasin tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antarinstansi guna mendukung reintegrasi sosial Klien Pemasyarakatan sekaligus meningkatkan kesadaran kesehatan bagi seluruh petugas.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penandatanganan PKS antara Bapas Banjarmasin dan Kelurahan Pemurus Dalam yang difokuskan pada penguatan pelaksanaan program reintegrasi sosial, pembinaan kemasyarakatan, pelaksanaan kerja sosial bagi Klien Pemasyarakatan sebagaimana semangat pembaharuan hukum dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, serta peningkatan koordinasi dalam mendukung keberhasilan pembimbingan Klien di tengah masyarakat. Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran masyarakat dan pemerintah daerah sebagai mitra Pemasyarakatan dalam menciptakan lingkungan yang mendukung proses perubahan perilaku dan kemandirian Klien Pemasyarakatan. Kehadiran pemerintah kelurahan dinilai memiliki posisi penting sebagai garda terdepan dalam proses penerimaan dan pengawasan sosial terhadap Klien yang kembali ke lingkungan masyarakat.

Kepala Bapas Banjarmasin, Nirhono Jatmokoadi, menyampaikan kegiatan tersebut merupakan penguatan sinergi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas Pemasyarakatan yang makin kompleks dan multidimensional. "Pemasyarakatan saat ini tidak dapat berjalan sendiri. Keberhasilan reintegrasi sosial Klien sangat dipengaruhi oleh keterlibatan masyarakat, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya. Melalui kerja sama dengan Kelurahan Pemurus Dalam, kami berharap tercipta dukungan yang lebih kuat terhadap proses pembimbingan dan reintegrasi sosial Klien Pemasyarakatan," harapnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi mengenai kewaspadaan dan pencegahan Hantavirus yang disampaikan oleh tim kesehatan dari Puskesmas Pemurus Dalam. Sosialisasi tersebut dilaksanakan sebagai bentuk tindak lanjut atas upaya peningkatan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit menular sekaligus penguatan budaya hidup sehat di lingkungan kerja.

Nirhono menegaskan aspek kesehatan petugas merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya peningkatan kualitas pelayanan publik. "Selain memperkuat kolaborasi dalam bidang pembimbingan kemasyarakatan, kami juga memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh petugas memiliki pemahaman yang baik mengenai kesehatan dan pencegahan penyakit. Sosialisasi Hantavirus ini menjadi upaya membangun budaya kerja yang sehat, aman, dan produktif," tambahnya.

Sementara itu, Lurah Pemurus Dalam, Shelleya Dessesta, menyambut baik kerja sama yang terjalin antara Kelurahan Pemurus Dalam dan Bapas Banjarmasin. Keberhasilan reintegrasi sosial tidak hanya menjadi tanggung jawab Pemasyarakatan, tetapi juga membutuhkan dukungan aktif dari lingkungan masyarakat. Ia juga menambahkan pelaksanaan kerja sosial bagi Klien Pemasyarakatan menjadi sarana positif dalam menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus memperkuat hubungan antara Klien dan masyarakat.

"Klien Pemasyarakatan yang telah menjalani proses pembinaan perlu diberikan kesempatan untuk kembali berkontribusi di masyarakat. Melalui kerja sama ini, kami siap mendukung berbagai program yang bertujuan meningkatkan kemandirian, tanggung jawab sosial, dan keberhasilan reintegrasi Klien," ungkap Shelleya

dr. Dewi Dora Amalia selaku pemateri juga menyampaikan apresiasi atas komitmen Bapas Banjarmasin yang tidak hanya fokus pada pelaksanaan tugas Pemasyarakatan, tetapi juga memberikan perhatian terhadap kesehatan petugas. Kesadaran terhadap kebersihan lingkungan dan perilaku hidup sehat menjadi kunci utama dalam mencegah berbagai penyakit menular.

"Pencegahan selalu lebih baik daripada pengobatan. Oleh karena itu, edukasi kesehatan menjadi langkah penting dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai penyakit, termasuk Hantavirus. Kami mengapresiasi Bapas Banjarmasin yang secara proaktif mengundang kami untuk memberikan sosialisasi kepada petugas," jelas dr. Dewi.

Selain menghasilkan komitmen bersama dalam mendukung reintegrasi sosial Klien Pemasyarakatan, kegiatan tersebut juga meningkatkan pemahaman petugas mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan kewaspadaan terhadap penyakit menular. Melalui kegiatan ini, Bapas Banjarmasin kembali menegaskan komitmennya untuk terus membangun sinergi dengan berbagai pihak dalam mewujudkan Pemasyarakatan yang profesional, humanis, adaptif, dan berorientasi pada keberhasilan reintegrasi sosial dan peningkatan kualitas pelayanan publik. (IR)

 

 

Kontributor: Bapas Banjarmasin
 

What's Your Reaction?

like
1
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0