Barbershop Lapas Ambon Dorong Kemandirian dan Pengembangan UMKM Warga Binaan

Barbershop Lapas Ambon Dorong Kemandirian dan Pengembangan UMKM Warga Binaan

Ambon, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon terus berikan pembinaan kepada Warga Binaan. Salah satu langkah nyata yang mendorong kemandirian sekaligus pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) adalah keberadaan barbershop di Lapas yang hingga kini masih berjalan aktif sebagai sarana pembinaan.

Program ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat pelatihan keterampilan, tetapi juga membuka peluang usaha bagi Warga Binaan. Dengan adanya barbershop, mereka dilatih untuk menguasai teknik mencukur rambut secara profesional, memahami pelayanan pelanggan, hingga mengelola usaha kecil. Harapannya, setelah bebas nanti, Warga Binaan memiliki bekal keterampilan yang bisa langsung diterapkan di masyarakat.

Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Zulkipli Salampessy, menyebut barbershop di Lapas Ambon tidak hanya difungsikan sebagai tempat praktik keterampilan mencukur, tetapi juga dijadikan sarana pembelajaran usaha. Warga Binaan dibekali pengetahuan tentang cara mengelola usaha kecil, mulai dari pelayanan hingga manajemen sederhana sehingga mereka memiliki bekal untuk mandiri setelah bebas.

Barbershop ini bukan hanya tempat praktik, tetapi juga sarana pembelajaran usaha. Warga binaan diajarkan bagaimana mengelola usaha kecil, dari pelayanan hingga manajemen sederhana, sehingga mereka siap mandiri setelah bebas,” kata Zulkipli, Kamis (25/6).

Seorang Warga Binaan berinisial TP mengungkapkan rasa syukurnya karena mendapat kesempatan belajar keterampilan baru di barbershop Lapas Ambon. Pengalaman menjadi tukang cukur memberinya bekal yang bisa dimanfaatkan setelah bebas nanti. 

“Saya senang bisa belajar jadi tukang cukur. Ini keterampilan baru yang bisa saya gunakan nanti untuk membuka usaha sendiri di kampung,” tutur TP.

Sementara itu, Kepala Lapas Ambon, S. Hendra Budiman, menegaskan pembinaan ini merupakan komitmen untuk mencetak Warga Binaan yang produktif dan mandiri.  “Kami ingin mereka keluar dengan kepercayaan diri baru, memiliki keterampilan yang bisa menjadi sumber penghasilan, dan berkontribusi positif di lingkungannya,” ujarnya.

Keberadaan barbershop di Lapas Ambon menunjukkan pembinaan di Lapas diarahkan untuk memberikan bekal keterampilan yang bermanfaat bagi Warga Binaan. Melalui program ini, mereka tidak hanya belajar mencukur rambut, tetapi juga memahami dasar-dasar UMKM sehingga lebih siap menghadapi kehidupan setelah bebas. Dengan keterampilan yang dimiliki, Warga Binaan diharapkan membangun kemandirian ekonomi dan kembali ke masyarakat sebagai individu yang produktif. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Ambon

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0