Belajar Deko Body Motor, Warga Binaan Lapas Batulicin Asah Keahlian Perbengkelan
Batulicin, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin kembangkan keterampilan Warga Binaan melalui kegiatan deko body motor. Kegiatan tersebut berlangsung di area perbengkelan Lapas Batulicin, Rabu (30/9).
Deko body motor jadi salah satu keterampilan yang dipelajari Warga Binaan melalui praktik langsung di area perbengkelan. Kegiatan dilakukan dengan mengenalkan proses pengerjaan body motor secara bertahap agar Warga Binaan memahami teknik kerja dan ketelitian yang dibutuhkan.
Melalui praktik tersebut, Warga Binaan tidak hanya mengasah kemampuan teknis, tetapi juga belajar menjaga kerapian dan kualitas hasil pekerjaan. Pengalaman yang diperoleh diharapkan menjadi tambahan keterampilan yang bermanfaat saat kembali ke tengah masyarakat.
Pembinaan keterampilan yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan dapat membangun rasa percaya diri sekaligus membuka peluang bagi Warga Binaan untuk mengembangkan keahlian di bidang perbengkelan.
Kepala Subseksi Pembinaan Lapas Batulicin, Harry Indrawan, menjelaskan bahwa praktik deko body motor memberikan kesempatan kepada Warga Binaan untuk mengenal keterampilan teknis yang dapat terus dikembangkan. Menurutnya, pembelajaran melalui praktik langsung membantu Warga Binaan memahami tahapan pekerjaan sekaligus membentuk sikap teliti dan bertanggung jawab.
"Kegiatan ini menjadi ruang bagi Warga Binaan untuk mengasah kemampuan melalui praktik langsung. Kami berharap keterampilan yang dipelajari dapat terus dikembangkan sehingga menjadi pengalaman yang bermanfaat sebagai bekal setelah menyelesaikan masa pembinaan," ujar Harry.
Salah seorang Warga Binaan, R, mengaku senang dapat mempelajari keterampilan deko body motor. Baginya, kegiatan tersebut beri pengalaman baru sekaligus tambah pengetahuan tentang pekerjaan di bidang perbengkelan.
"Saya senang bisa belajar deko body motor karena sebelumnya belum banyak memahami teknik pengerjaannya. Dari kegiatan ini saya bisa belajar lebih teliti dan mendapatkan pengalaman yang nantinya bisa saya kembangkan," ungkap R.
Secara terpisah, Kepala Lapas Batulicin, Thoha Yahya Umar Sidiq, dorong agar Warga Binaan manfaatkan setiap kesempatan belajar untuk membangun keahlian dan kesiapan menghadapi kehidupan setelah bebas.
"Keahlian yang diasah selama menjalani pembinaan diharapkan dapat menjadi modal untuk membangun kemandirian dan menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat," ujar Thoha. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Batulicin
What's Your Reaction?


