Belajar Sosiologi, Warga Binaan Lapas Pemuda Madiun Tingkatkan Pemahaman Sosial melalui Program Paket C

Belajar Sosiologi, Warga Binaan Lapas Pemuda Madiun Tingkatkan Pemahaman Sosial melalui Program Paket C

Madiun, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun terus dukung pemenuhan hak pendidikan bagi Warga Binaan melalui Program Pendidikan Kesetaraan Paket C. Salah satu mata pelajaran yang diberikan adalah Sosiologi yang dilaksanakan secara interaktif di ruang kelas Lapas Pemuda Madiun, Kamis (24/9).

Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, menyampaikan pendidikan merupakan bagian penting dalam proses pembinaan Warga Binaan. Menurutnya, kesempatan memperoleh pendidikan di Lapas diharapkanmenjadi bekal bagi Warga Binaan untuk membangun kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pidana.

“Pendidikan tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membentuk pola pikir, sikap, dan kesiapan Warga Binaan untuk kembali ke tengah masyarakat. Kami berkomitmen mendukung proses pembelajaran agar mereka memiliki bekal yang bermanfaat untuk masa depan,” ungkap Rudi.

Pada kesempatan itu, pembelajaran berlangsung bersama Rifqi Annurrahmadhani dan Hery Anggorowati, tutor dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Al Mustofa Kota Madiun. Kegiatan diawali dengan ice breaking untuk menciptakan suasana belajar yang lebih santai, membangun semangat, dan meningkatkan konsentrasi Warga Binaan sebelum memasuki materi pembelajaran.

Rifqi mengajak Warga Binaan memahami berbagai konsep dasar kehidupan sosial, mulai dari interaksi sosial, kelompok sosial, hingga hubungan individu dengan lingkungan masyarakat. Materi disampaikan melalui penjelasan, diskusi, dan tanya jawab sehingga Warga Binaan menghubungkan teori yang dipelajari dengan kehidupan sehari-hari.

Rifqi menyampaikan pembelajaran Sosiologi menjadi kesempatan bagi Warga Binaan untuk memahami lingkungan sosial sekaligus merefleksikan peran mereka sebagai bagian dari masyarakat. “Kami tidak hanya menyampaikan materi secara teori, tetapi juga mengajak Warga Binaan berdiskusi mengenai kehidupan sosial di sekitar mereka. Harapannya, mereka memahami pentingnya interaksi yang positif dan menerapkan pengetahuan tersebut ketika kembali ke masyarakat,” harapnya.

Interaksi antara tutor dan Warga Binaan terlihat aktif selama pembelajaran berlangsung. Warga Binaan diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat, menjawab pertanyaan, dan berdiskusi mengenai fenomena sosial yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Suasana belajar pun berlangsung komunikatif dan kondusif.

Salah satu Warga Binaan berinisial R menyampaikan pembelajaran Paket C memberikan pengalaman baru sekaligus menambah wawasan selama menjalani masa pembinaan di Lapas. “Belajar Sosiologi membuat saya lebih memahami bagaimana berinteraksi dengan orang lain dan melihat berbagai permasalahan sosial dari sudut pandang yang lebih luas. Saya senang bisa mengikuti pembelajaran karena ilmu yang diberikan bisa menjadi bekal ketika nanti kembali ke masyarakat,” tuturnya.

Melalui pembelajaran Sosiologi dalam Program Pendidikan Kesetaraan Paket C, Lapas Pemuda Madiun berupaya menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan pengetahuan, tetapi juga mendukung pembentukan karakter, kemampuan bersosialisasi, dan kesiapan Warga Binaan untuk kembali berperan secara positif di tengah masyarakat. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Pemuda Madiun

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0