Bersama SPNF SKB Barito Kuala, Warga Binaan Rutan Marabahan Asah Kemampuan Berpikir dan Berhitung
Marabahan, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Marabahan bekerja sama dengan Satuan Pendidikan Nonformal (SPNF) Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Barito Kuala laksanakan pembelajaran bagi Warga Binaan buta aksara atau belum lancar membaca, sekaligus asah kemampuan berpikir dan berhitung melalui latihan soal sederhana, Selasa (23/6). Kegiatan ini jadi bagian pembinaan pendidikan sekaligus pemenuhan hak dasar Warga Binaan.
Program tersebut telah berjalan sejak April 2026 dan terus berlanjut secara berkala. Selain membaca, Warga Binaan diminta selesaikan soal perhitungan sederhana, sementara pengajar dari SPNF SKB Barito Kuala beri pendampingan untuk pahami cara berpikir dan langkah penyelesaiannya.
Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Made Urif, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pembinaan yang menyentuh kebutuhan dasar Warga Binaan.
“Tidak semua Warga Binaan memiliki latar belakang pendidikan yang sama. Ada yang belum lancar membaca, ada juga yang masih kesulitan memahami soal sederhana. Karena itu, pembelajaran seperti ini penting agar mereka memiliki kemampuan dasar yang dapat digunakan setelah kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Pengajar SPNF SKB Barito Kuala, Lily Yuliani, memberikan apresiasi kepada Warga Binaan yang aktif mencoba menjawab soal selama proses pembelajaran. Sebagai bentuk motivasi, peserta yang mampu menjawab dengan benar juga diberikan hadiah sederhana.
“Kami tidak hanya melihat benar atau salah jawabannya, tetapi juga keberanian mereka untuk mencoba. Ketika mereka mau berpikir, menghitung, dan menjawab sendiri, itu sudah menjadi perkembangan yang baik dalam proses belajar,” jelasnya.
Salah seorang Warga Binaan, MS, mengaku kegiatan tersebut membantu meningkatkan kemampuan membaca dan memahami soal.
“Saya suka cara pengajar menjelaskan karena tidak terburu-buru dan selalu memastikan kami mengerti terlebih dahulu sebelum lanjut ke soal berikutnya. Tadi ada beberapa soal yang awalnya membuat saya bingung, tetapi setelah dijelaskan pelan-pelan ternyata bisa saya pahami,” tuturnya.
Kolaborasi antara Rutan Marabahan dan SPNF SKB Barito Kuala ini menjadi langkah nyata dalam memperluas akses pendidikan bagi Warga Binaan. Melalui pembelajaran berkelanjutan, mereka tidak hanya memperoleh pengetahuan dasar, tetapi juga kesempatan untuk mengembangkan potensi diri yang sebelumnya belum tergali. (afn)
Kontributor: Humas Rutan Marabahan
What's Your Reaction?


