Budi Daya Ayam Petelur Berbuah Hasil, Lapas Batulicin Panen 297 Butir Telur

Budi Daya Ayam Petelur Berbuah Hasil, Lapas Batulicin Panen 297 Butir Telur

Batulicin, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin kembali panen 297 butir telur dari budi daya ayam petelur, Jumat (2/10). Kegiatan tersebut bagian dari pembinaan kemandirian yang beri kesempatan Warga Binaan untuk terlibat langsung dalam aktivitas peternakan.

Panen berlangsung di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Peternakan Lapas Batulicin dengan melibatkan Warga Binaan yang bertugas di sektor peternakan. Kegiatan tersebut turut diikuti peserta MagangHub Kementerian Ketenagakerjaan sebagai bagian dari pengalaman langsung dalam aktivitas pembinaan kemandirian.

Hasil panen kemudian dikumpulkan di gudang penampungan sebelum didistribusikan sesuai kebutuhan. Sebagian telur disalurkan ke Dapur Sehat Lapas Batulicin, sedangkan sebagian lainnya dimanfaatkan untuk kebutuhan Kantin Pujasera serta dipasarkan kepada petugas dan keluarga Warga Binaan yang berkunjung sesuai jadwal.

Hasil penjualan selanjutnya diputar kembali untuk mendukung keberlangsungan sektor peternakan, terutama memenuhi kebutuhan pakan dan perlengkapan kebersihan kandang. Pola tersebut membuat hasil produksi kembali dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan sekaligus memberi pengalaman kerja nyata bagi Warga Binaan.

Petugas Lapas Batulicin, Suci Paradita Sari, menyampaikan bahwa panen telur dilakukan melalui pengelolaan peternakan yang teratur dengan memperhatikan kebutuhan ayam selama fase produksi.

“Panen telur menjadi hasil dari kegiatan peternakan yang dilakukan secara rutin dan terarah. Perawatan, pemberian pakan, serta kebersihan kandang terus diperhatikan agar kegiatan tetap berjalan dan hasil produksinya dapat dimanfaatkan dengan baik,” ujar Suci.

Salah seorang Warga Binaan, I, mengungkapkan bahwa keterlibatannya dalam sektor peternakan memberikan pengalaman dalam merawat ayam sekaligus memahami proses produksi telur. Ia menilai kegiatan tersebut memberi keterampilan praktis yang dapat jadi bekal untuk kembangkan kemampuan setelah menyelesaikan masa pembinaan.

Kepala Lapas Batulicin, Thoha Yahya Umar Sidiq, menyebut hasil panen jadi bagian dari perkembangan pembinaan kemandirian yang terus diarahkan agar memiliki manfaat nyata.

“Hasil panen ini menunjukkan bahwa kegiatan peternakan dapat berjalan ketika dikelola secara konsisten dan bertanggung jawab. Kami ingin Warga Binaan memperoleh pengalaman kerja yang nyata, sementara hasil produksinya dikelola dan dimanfaatkan kembali untuk mendukung keberlanjutan kegiatan peternakan,” ujar Thoha. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Batulicin

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0