Budidaya Perikanan Sukses, Lapas Namlea Panen 20 Kilogram Ikan nila

Budidaya Perikanan Sukses, Lapas Namlea Panen 20 Kilogram Ikan nila

Namlea, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea sukses meraih hasil meyakinkan dari pembinaan kemandirian pada sektor perikanan. Tak tanggung-tanggung, Lapas Namlea berhasil memanen 20 kg ikan nila yang dibudidayakan Warga Binaan menggunakan sistem bioflokp pada Sabtu (12/9) di kolam bioflok seluas 13 x 8 m dengan seluruh isi populasi ikan mencapai 4.500 ekor.

Pelaksana Harian Kepala Lapas Namlea, Sofian Ahmad, mengatakan ikan yang dipanen merupakan jenis nila sakti atau ikan nila hitam unggulan dan memiliki ukuran bobot bervariasi antara 300 s.d. 500 gram atau sekitar 2 s.d. 4 ekor per kg. "Ikan nila memiliki waktu pemeliharaan selama 4 s.d. 6 bulan dan harus dirawat dengan pemberian pakan yang rutin dan pengaplikasian sistem bioflok yang efektif. Kami bersyukur panen panen ini, ikan nila memiliki bobot besar dan layak panen," jelasnya.

Staf Pengelola Pembinaan Kemandirian, Sulaiman Sia, menyampaikan agar pertumbuhan ikan nila tetap terjaga, pihaknya melakukan grading atau pemisahan ukuran ikan berdasarkan usia, pengujian sampel bioflok, dan pemberian molase untuk menunjang pertumbuhan bakteri baik di kolam. "Grading adalah cara kami memilah ikan dari ukuran kecil hingga besar dengan tujuan untuk menghindari sifat kanibalisme dari ikan nila. Kemudian, pengujian sampel bioflok dan pemberian molase penting untuk memastikan ikan dapat asupan mikroorganisme bioflok yang berguna untuk meningkatkan nutrisi pada ikan," terangnya.

Hasil panen 20 kilogram ikan nila tersebut sudah diorder oleh masyarakat sekitar dan selanjutnya akan didistribusikan ke pasaran luas dengan harga Rp35.000 per kg. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Namlea

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0