Buka Akses Pengetahuan bagi Warga Binaan, Rutan Majene Perkuat Fasilitas Baca dan Literasi di Perpustakaan

Buka Akses Pengetahuan bagi Warga Binaan, Rutan Majene Perkuat Fasilitas Baca dan Literasi di Perpustakaan

Majene, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Majene terus perkuat pemenuhan hak pendidikan bagi Warga Binaan melalui optimalisasi fasilitas literasi di lingkungan Rutan. Upaya tersebut diwujudkan dengan penyediaan dan penataan fasilitas baca di perpustakaan Rutan Majene sebagai ruang edukatif yang dapat dimanfaatkan Warga Binaan untuk membaca, belajar, dan menambah wawasan.

Penyediaan fasilitas baca ini menjadi komitmen Rutan Majene dalam menghadirkan program pembinaan yang memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk mengembangkan pengetahuan dan potensi diri. Keberadaan perpustakaan diharapkan menjadi sarana positif untuk mengisi waktu selama menjalani masa pembinaan sekaligus menumbuhkan budaya literasi.

Pada Rabu (30/9), Salsadila selaku peserta magang formasi pembinaan turut berperan dalam membantu penataan dan pengelolaan fasilitas baca serta bahan bacaan yang tersedia di perpustakaan. Keterlibatan peserta magang menjadi dukungan terhadap pelaksanaan program pembinaan, khususnya dalam menciptakan fasilitas pendidikan yang lebih tertata dan mudah dimanfaatkan oleh Warga Binaan.

Kegiatan itu turut mendapatkan pengawasan langsung dari Satuan Operasional Kepatuhan Internal Pemasyarakatan Rutan Majene, Lutfia. Pengawasan dilakukan untuk memastikan kegiatan berjalan tertib, sesuai ketentuan, serta tetap memperhatikan aspek keamanan dan ketertiban di lingkungan Rutan.

Lutfia menyampaikan pengawasan terhadap setiap kegiatan di lingkungan Rutan merupakan bagian penting dalam memastikan program pembinaan dapat berjalan secara optimal. Menurutnya, optimalisasi fasilitas baca tidak hanya berkaitan dengan penyediaan buku, tetapi juga bagaimana fasilitas tersebut dimanfaatkan secara tertib dan berkelanjutan sebagai proses pembinaan.

“Pengawasan ini merupakan upaya memastikan setiap kegiatan berjalan sesuai ketentuan, tertib, dan tetap memperhatikan aspek keamanan. Fasilitas perpustakaan juga harus dapat dimanfaatkan secara positif oleh Warga Binaan sebagai sarana untuk belajar dan meningkatkan pengetahuan,” ujar Lutfia.

Sementara itu, Christy J. Thenu selaku Kepala Rutan Majene memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan fasilitas pendidikan dan literasi bagi Warga Binaan. Menurutnya, pemenuhan hak pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam proses pembinaan yang harus terus diperkuat.

“Kami terus mendorong agar fasilitas yang tersedia di Rutan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi Warga Binaan. Perpustakaan bukan hanya tempat membaca, tetapi ruang belajar untuk membuka wawasan, meningkatkan pengetahuan, dan membangun kebiasaan positif,” ungkap Christy.

Dengan adanya fasilitas baca yang lebih optimal, Rutan Majene berharap Warga Binaan memanfaatkan perpustakaan sebagai ruang edukasi yang mendukung proses perubahan dan pengembangan diri. Upaya tersebut sekaligus menjadi komitmen Rutan Majene dalam menghadirkan pembinaan edukatif, humanis, tertib, dan berorientasi pada pemenuhan hak Warga Binaan sehingga proses pembinaan memberikan bekal yang bermanfaat ketika mereka kembali ke tengah masyarakat. (IR)

 

 

Kontributor: Rutan Majene

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0