Cek Kesehatan Tahanan Baru, Lapas Piru Koordinasikan Suspek Kusta dengan Puskesmas Piru

Cek Kesehatan Tahanan Baru, Lapas Piru Koordinasikan Suspek Kusta dengan Puskesmas Piru

Piru, INFO_PAS – Pemeriksaan kesehatan Tahanan baru di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru menjadi bagian penting dalam memastikan kondisi kesehatan setiap individu terpantau sejak awal masa penahanan. Pada Senin (21/9), tim kesehatan Lapas Piru temukan kondisi kulit yang memerlukan pemeriksaan dan pemantauan lebih lanjut pada salah seorang Tahanan baru.

Pemeriksaan yang dilakukan Perawat Klinik Lapas Piru menemukan bercak putih yang cukup luas pada area sekitar punggung hingga leher dan wajah. Berdasarkan keterangan Tahanan berinisial YS, kondisi tersebut mulai muncul sekitar empat bulan lalu sebelum ia masuk di Lapas Piru.

Tim kesehatan kemudian melakukan pemeriksaan sensasi kulit pada area yang mengalami perubahan. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan adanya beberapa bagian kulit yang mengalami penurunan sensasi atau kehilangan rasa, namun tidak disertai rasa gatal. Berdasarkan temuan tersebut, kondisi YS masuk dalam kategori suspek kusta dan memerlukan observasi selama 3–5 bulan untuk melihat perkembangan kondisi lebih lanjut.

Perawat Klinik Lapas Piru, Ns. Suryani, menjelaskan pemeriksaan awal dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan Tahanan secara menyeluruh sekaligus mengidentifikasi adanya kondisi yang membutuhkan tindak lanjut sekaligus mencegah terjadinya penularan penyakit yang diderita Tahanan baru kepada Warga Binaan lain di Lapas. “Dari pemeriksaan awal, kami menemukan adanya bercak putih dengan beberapa bagian yang mengalami penurunan sensasi. Karena itu, kami melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan memastikan kondisi ini mendapatkan pemantauan, serta mencegah terjadinya penularan terhadap Warga Binaan lain,” terangnya.

Sebagai langkah cepat, Lapas Piru langsung berkoordinasi dengan PJ Kusta Puskesmas Piru untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. “Untuk sementara, kami melakukan pemeriksaan dan pemantauan bersama. Kondisi yang ditemukan akan kami observasi dan tindak lanjuti sesuai hasil pemeriksaan dan perkembangannya,” ungkap Wahid, perwakilan Puskesmas Piru.

Menanggapi proses pemeriksaan tersebut, YS menyampaikan kesediaannya untuk mengikuti pemeriksaan dan pemantauan yang diberikan oleh petugas kesehatan. “Bercak ini awalnya muncul sekitar empat bulan lalu saat saya belum masuk ke Lapas. Setelah diperiksa di Lapas, saya mendapatkan penjelasan mengenai kondisi yang ditemukan serta akan mengikuti pemeriksaan dan pemantauan lebih lanjut,” ujarnya

Sementara itu, Kepala Subseksi Perawatan Lapas Piru, Ellen Dienza Anakotta, menegaskan pemeriksaan kesehatan Tahanan baru merupakan langkah penting dalam mendeteksi kondisi kesehatan sejak dini. “Setiap temuan kesehatan kami tindak lanjuti sesuai prosedur. Koordinasi dengan Puskesmas Piru menjadi langkah penting agar Warga Binaan memperoleh pemeriksaan dan penanganan yang tepat,” jelasnya

Senada, Kepala Lapas Piru Hery Kusbandono menyampaikan komitmennya untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan responsif dan berkelanjutan. “Deteksi dini menjadi bagian penting dari pelayanan kesehatan di Lapas Piru. Setiap kondisi yang ditemukan akan kami respons melalui koordinasi dengan pihak kesehatan terkait sehingga dapat dipantau dan ditindaklanjuti sesuai kebutuhan medis,” tuturnya.

Melalui pemeriksaan kesehatan sejak awal dan koordinasi dengan fasilitas kesehatan, Lapas Piru terus berupaya memastikan kondisi kesehatan Tahanan terpantau secara berkala dan memperoleh tindak lanjut sesuai hasil pemeriksaan. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Piru

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0