Dari Kebun ke Dapur, SAE Lapas Banjarmasin Panen 116 Kg Kangkung
Banjarmasin, INFO_PAS – Dari kebun, hasilnya kembali ke dapur. Sebanyak 116 kilogram kangkung dipanen dari Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) 1 Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin, Sabtu (12/9). Hasil panen tersebut kemudian dibeli vendor untuk memenuhi kebutuhan bahan pangan dapur Lapas.
Panen dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, bersama jajaran struktural, petugas, dan Warga Binaan yang mengikuti program kemandirian pertanian di SAE 1. Kegiatan ini menjadi pembinaan kemandirian yang memberikan pengalaman kerja di bidang pertanian sekaligus menghasilkan komoditas yang dapat dimanfaatkan.
Akhmad mengatakan program kemandirian di SAE diarahkan agar Warga Binaan memiliki pengalaman dan keterampilan yang menjadi bekal setelah kembali ke masyarakat. “Kami ingin Warga Binaan mendapatkan pengalaman nyata dari setiap tahapan pertanian, mulai dari menanam, merawat, hingga memanen. Ketika hasilnya dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan dapur Lapas, tentu memberikan nilai tambah dari kegiatan tersebut,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Bagus Paras Etika, mengatakan hasil panen tersebut menjadi bukti kegiatan pertanian di SAE berjalan produktif dan memberikan manfaat nyata. “Warga Binaan terlibat dari proses perawatan sampai panen. Kali ini hasilnya mencapai 116 kilogram dan dibeli vendor untuk kebutuhan dapur Lapas. Jadi, hasil kegiatan mereka bisa langsung dimanfaatkan,” ujarnya.
Bagi Warga Binaan, keterlibatan dalam program pertanian memberikan pengalaman langsung dalam mengelola tanaman hingga menghasilkan panen. Ijul, salah seorang Warga Binaan peserta program, mengaku senang melihat hasil tanaman yang selama ini dirawat bersama.
“Awalnya cuma nanam dan rawat, sekarang bisa lihat hasilnya sebanyak ini. Senang juga ternyata kangkung yang kami rawat bisa dipakai untuk kebutuhan dapur,” ujar Ijul.
Pengembangan pertanian di SAE 1 terus dilakukan sebagai pembinaan kemandirian. Kegiatan ini diharapkan mendukung pemanfaatan hasil produksi Warga Binaan untuk kebutuhan pangan di lingkungan Lapas. (IR)
Kontributor: Lapas Banjarmasin
What's Your Reaction?


