Dari Lahan Terbatas, Selada Hidroponik Lapas Kotabaru Terus Dukung Kemandirian Pangan

Dari Lahan Terbatas, Selada Hidroponik Lapas Kotabaru Terus Dukung Kemandirian Pangan

Kotabaru, INFO_PAS — Di balik keterbatasan lahan yang dimiliki, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru terus buktikan semangat berkarya tidak mengenal batas. Melalui sistem budidaya hidroponik, sebanyak 42 ikat selada berhasil dipanen sebagai hasil dari program pembinaan kemandirian yang secara konsisten dikembangkan bersama Warga Binaan, Selasa (30/6).

Panen tersebut menjadi bukti lahan secara efektif mampu menghasilkan produk pertanian berkualitas sekaligus memberikan manfaat nyata. Selain mendukung kebutuhan pangan, hasil budidaya hidroponik juga memiliki nilai ekonomi yang berkontribusi terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan dasar pemberian premi bagi Warga Binaan yang terlibat aktif dalam proses budidaya.

Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Ahmad Hamirun, mengatakan keterbatasan lahan bukan menjadi hambatan untuk terus menghadirkan program pembinaan produktif dan memberikan manfaat bagi Warga Binaan. "Hidroponik mengajarkan bahwa dengan pengelolaan yang baik, lahan yang terbatas pun mampu menghasilkan panen yang optimal. Kami ingin Warga Binaan memperoleh pengalaman nyata dalam bidang pertanian modern sehingga memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat. Hasil panen juga memberikan nilai ekonomi melalui PNBP dan premi sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras mereka," terangnya.

Salah seorang Warga Binaan berinisial S bangga dapat terlibat sejak proses penanaman hingga panen. Baginya, kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri.

"Awalnya saya tidak mengenal cara bercocok tanam dengan sistem hidroponik. Di sini saya belajar mulai dari merawat tanaman sampai panen. Rasanya senang melihat hasil kerja kami bisa dipanen dan memiliki manfaat. Pengalaman ini menjadi bekal yang ingin saya manfaatkan ketika kembali ke masyarakat nanti," ungkap S.

Program hidroponik yang dilaksanakan secara berkelanjutan ini merupakan dukungan terhadap Asta Cita Presiden RI dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya penguatan pembinaan kemandirian dan ketahanan pangan di lingkungan Pemasyarakatan. Melalui pengembangan budidaya selada hidroponik yang dilakukan berkelanjutan, Lapas Kotabaru terus memperkuat pembinaan kemandirian berbasis ketahanan pangan. Tidak hanya menghasilkan panen, tapi juga menumbuhkan keterampilan, etos kerja, dan optimisme Warga Binaan untuk membangun kehidupan yang lebih mandiri setelah menyelesaikan masa pidananya. (IR)

 

Kontributor: Lapas Kotabaru

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0