Dari Maulid Nabi, Lapas Brebes Perkuat Pembinaan Mental dan Spiritual Warga Binaan
Brebes, INFO_PAS – Upaya Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Brebes membangun perubahan positif bagi Warga Binaan terus dilakukan melalui penguatan pembinaan mental dan spiritual. Sebanyak 301 Warga Binaan mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad saw. di Aula Kunjungan Lapas Brebes, Rabu (9/9).
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi Lapas Brebes dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Brebes untuk meluncurkan program Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) dan Bimbingan Mental (Bimtal) yang akan dilaksanakan secara rutin setiap Selasa bersama Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Brebes. Program ini menjadi upaya Lapas Brebes menghadirkan pembinaan keagamaan yang terarah, konsisten, dan berkelanjutan.
Kepala Lapas Brebes, Mudo Mulyanto, menyampaikan pembinaan keagamaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter Warga Binaan selama menjalani masa pidana. “Melalui pembinaan keagamaan, kami ingin memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk melakukan introspeksi, memperbaiki diri, dan membangun kebiasaan positif. Launching BTQ dan Bimtal bersama IPARI dan Kemenag Kabupaten Brebes ini menjadi langkah nyata untuk menghadirkan pembinaan yang dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan,” ujarnya.
Mudo menambahkan sinergi dengan Kemenag dan IPARI Kabupaten Brebes menjadi kekuatan tersendiri bagi Lapas Brebes dalam meningkatkan kualitas pembinaan. “Sinergi ini tentunya makin memperkuat pembinaan di Lapas Brebes sehingga Warga Binaan mendapatkan bekal keagamaan yang dapat mereka bawa ketika kembali ke keluarga dan masyarakat,” tambahnya.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Brebes, M. Aqsho, mengapresiasi langkah Lapas Brebes yang terus membuka ruang kolaborasi dalam penguatan pembinaan keagamaan bagi Warga Binaan. “Pembinaan keagamaan menjadi bagian penting dalam membentuk akhlak dan karakter. Kami mengapresiasi Lapas Brebes yang secara konsisten memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk belajar dan memperdalam ilmu agama. Semoga program BTQ dan Bimtal ini memberikan manfaat dan berjalan secara berkelanjutan,” harapnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Kabupaten Brebes sekaligus pembicara dalam peringatan ini, Arif Rahman Hakim, mengajak Warga Binaan menjadikan keteladanan Rasulullah sebagai motivasi untuk terus memperbaiki diri. “Maulid Nabi menjadi momentum untuk kembali meneladani akhlak Rasulullah. Perubahan yang baik dimulai dari kemauan untuk memperbaiki diri. Karena itu, kegiatan seperti BTQ dan Bimtal sangat penting untuk terus dilakukan secara konsisten,” tuturnya.
Melalui BTQ dan Bimtal, Lapas Brebes berharap pembinaan keagamaan memberikan dampak positif terhadap sikap dan perilaku Warga Binaan. Kegiatan rutin tersebut juga menjadi sarana untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, memperkuat pemahaman agama, serta menumbuhkan kesadaran untuk menjalani kehidupan yang lebih baik, dan memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan. (IR)
Kontributor: Lapas Brebes
What's Your Reaction?


