Deteksi Dini Gangguan Keamanan, Lapas Jember Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine
Jember, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember gelar razia malam hari di blok hunian serta tes urine terhadap pegawai dan Warga Binaan, Senin (21/9) malam. Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Aparat Penegak Hukum (APH) dari Kodim 0824/Jember, Polres Jember, BNN Kabupaten Lumajang, dan Kompi 3 Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Jawa Timur sebagai langkah deteksi dini gangguan keamanan serta pencegahan penyalahgunaan handphone dan narkotika di dalam Lapas.
Razia diawali dengan pemeriksaan dan penggeledahan area blok hunian. Petugas menyisir sejumlah bagian kamar yang berpotensi menjadi tempat penyimpanan barang terlarang dengan tetap mengikuti prosedur pengamanan yang berlaku.
Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang yang semestinya tidak berada di dalam kamar hunian, antara lain: sendok stainless, pelat besi, korek api, paku, pinset, botol kaca, gantungan baju besi, kabel, penggaris, piring kaca, dan ampelas. Seluruh barang temuan diamankan sesuai SOP untuk kemudian dimusnahkan.
Kepala Lapas Jember, Wahyu Susetyo, menyampaikan bahwa razia merupakan tindak lanjut arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan terkait peningkatan kewaspadaan sebagai upaya deteksi dini dan pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban di Lapas, Lembaga Pembinaan Khusus Anak, dan Rumah Tahanan Negara di seluruh Indonesia.
“Razia kami lakukan secara menyeluruh dan tetap mengedepankan prosedur keamanan. Setiap barang yang ditemukan langsung diamankan dan dicatat untuk selanjutnya dimusnahkan, sehingga tidak berpotensi digunakan untuk hal-hal yang dapat mengganggu keamanan,” jelas Wahyu.
Pada kegiatan yang sama, Lapas Jember melaksanakan tes urine terhadap petugas dan Warga Binaan. Pemeriksaan menggunakan alat tes urine dengan 10 indikator, yakni PCP, SOMA, THC, MET, MIU, MDMA, MOP, COC, BZO, dan AMP. Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh peserta dinyatakan negatif.
Kepala BNN Kabupaten Lumajang, AKBP Indra Brahmana, mengapresiasi langkah Lapas Jember yang secara konsisten melibatkan APH dalam upaya pencegahan dan deteksi dini penyalahgunaan narkotika. Menurutnya, pemeriksaan urine secara berkala menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan Pemasyarakatan yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
“Sinergi seperti ini sangat penting sebagai langkah pencegahan. Pemeriksaan urine tidak hanya untuk mengetahui kondisi saat ini, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama untuk menciptakan lingkungan Lapas yang semakin bersih dari penyalahgunaan narkotika. Kami mengapresiasi komitmen Lapas Jember dan seluruh jajaran yang terus melakukan pengawasan serta deteksi dini secara berkala,” ungkap Indra.
Lapas Jember akan terus berkoordinasi dengan APH untuk jaga keamanan dan ketertiban serta wujudkan Lapas yang bersih dari handphone, pungutan liar, dan narkotika. Upaya tersebut dilakukan melalui pengawasan rutin, pemeriksaan berkala, dan kolaborasi dengan instansi terkait. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Jember
What's Your Reaction?


