Deteksi Dini Kamtib, Lapas Lhokseumawe Gelar Razia Blok Hunian dan Tes Urine

Deteksi Dini Kamtib, Lapas Lhokseumawe Gelar Razia Blok Hunian dan Tes Urine

Lhokseumawe, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Lhokseumawe gelar razia blok hunian dan tes urine pegawai pada Kamis (17/9) sebagai langkah deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) serta pencegahan penyalahgunaan narkoba. Kedua kegiatan tersebut dipimpin Kepala Lapas Lhokseumawe, Irhamuddin, dengan melibatkan jajaran petugas dan personel Polres Lhokseumawe.

Razia dilakukan pada sejumlah kamar hunian dan area yang berpotensi menjadi tempat penyimpanan barang terlarang. Petugas memeriksa kamar serta barang-barang milik Warga Binaan secara menyeluruh dengan tetap mengedepankan prosedur yang berlaku.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah barang terlarang, yakni sendok besi, headset, silet, dan besi rakitan. Seluruh barang temuan diamankan untuk didata dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan.

Pada kesempatan yang sama, Lapas Lhokseumawe juga gelar tes urine terhadap pegawai sebagai bagian dari pengawasan internal. Seluruh pegawai yang mengikuti pemeriksaan dinyatakan negatif narkoba.

Irhamuddin mengatakan kedua kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengawasan untuk mencegah potensi gangguan kamtib dan penyalahgunaan narkoba di lingkungan Lapas.

“Razia blok hunian merupakan langkah deteksi dini yang rutin kami laksanakan untuk memastikan kondisi Lapas Lhokseumawe tetap aman dan tertib. Setiap potensi gangguan keamanan harus dicegah sejak dini melalui pengawasan yang berkelanjutan,” ujar Irhamuddin.

Ia juga menyampaikan hasil tes urine seluruh pegawai yang mengikuti pemeriksaan.

“Alhamdulillah, seluruh pegawai yang mengikuti tes urine dinyatakan negatif. Hasil ini menunjukkan komitmen bersama untuk menjaga integritas serta mendukung terwujudnya lingkungan kerja yang sehat, profesional, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Lhokseumawe, Diasta Krismayandi, menjelaskan bahwa razia dilakukan secara teliti untuk meminimalkan potensi gangguan keamanan.

“Pelaksanaan razia dilakukan secara teliti pada setiap kamar hunian dan area yang berpotensi menjadi tempat penyimpanan barang terlarang. Seluruh barang hasil temuan telah diamankan dan akan diproses sesuai prosedur yang berlaku,” jelas Diasta.

Sementara itu, personel Polres Lhokseumawe, Iptu Zul Akbar, yang turut terlibat dalam razia menyampaikan dukungan terhadap kegiatan tersebut.

“Kolaborasi antara Polres dan Lapas penting untuk menjaga stabilitas keamanan dan mendukung upaya deteksi dini gangguan keamanan. Untuk itu, kami akan mendukung penuh razia maupun bentuk pengamanan lain yang dilakukan Lapas Lhokseumawe,” ujar Zul.

Hasil razia dan tes urine tersebut jadi bahan evaluasi bagi Lapas Lhokseumawe untuk tingkatkan pengawasan dan kewaspadaan jajaran dalam menjaga keamanan dan ketertiban. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Lhokseumawe

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0