Deteksi Dini Kesehatan Mental, Rutan Marabahan Gelar Skrining Jiwa dan Napza bagi Warga Binaan
Marabahan, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Marabahan gelar skrining kesehatan jiwa dan penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (Napza) bagi Warga Binaan, Selasa (29/9). Kegiatan tersebut merupakan pemenuhan hak kesehatan sekaligus upaya deteksi kondisi kesehatan mental dan riwayat penggunaan zat yang dapat memengaruhi kesehatan Warga Binaan selama jalani masa pembinaan.
Skrining dilakukan oleh Dokter Klinik Pratama Rutan Marabahan, Tiara SR Hutagalung, bersama Perawat Rutan Marabahan, Mayasari, dengan dukungan peserta Maganghub dalam proses pelayanan. Pemeriksaan dilakukan melalui pengumpulan informasi dan penilaian kondisi kesehatan Warga Binaan sebagai bahan untuk menentukan tindak lanjut apabila diperlukan.
Skrining kesehatan jiwa dan Napza bagian dari pelayanan kesehatan di lingkungan Pemasyarakatan. Melalui kegiatan tersebut, Rutan Marabahan dapat mengetahui kondisi psikologis Warga Binaan, mengidentifikasi potensi permasalahan kesehatan mental, serta memantau Warga Binaan yang membutuhkan perhatian atau pendampingan lebih lanjut.
Tiara SR Hutagalung menyampaikan bahwa skrining dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengetahui kondisi kesehatan Warga Binaan secara lebih menyeluruh.
“Skrining kesehatan jiwa dan Napza penting dilakukan untuk mengetahui kondisi awal Warga Binaan, baik dari aspek kesehatan mental maupun faktor risiko terkait penggunaan zat. Dari pemeriksaan ini, kami dapat melakukan pemantauan dan memberikan tindak lanjut sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu,” jelasnya.
Salah seorang Warga Binaan, R, mengapresiasi kegiatan ini. “Kami merasa terbantu dengan adanya pemeriksaan seperti ini karena kami bisa mengetahui kondisi kesehatan kami,” tuturnya. (afn)
Kontributor: Humas Rutan Marabahan
What's Your Reaction?


