Diminati Peserta Rakornas, Lebih dari 500 Gelas 5PM Coffee Lapas Kelas I Cipinang Habis dalam Sehari

Diminati Peserta Rakornas, Lebih dari 500 Gelas 5PM Coffee Lapas Kelas I Cipinang Habis dalam Sehari

Jakarta, INFO_PAS – Aroma kopi yang menguar dari stand 5PM Coffee Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang menjadi penyemangat tersendiri bagi peserta dan panitia Rapat Koordinasi (Rakor) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Tahun 2026. Lebih dari 500 gelas kopi dan minuman 5PM Coffee ludes diserbu peserta dan panitia pada hari kedua Rakornas yang digelar 20–23 September 2026 di Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta, Senin (21/9).

Sejak hari pertama kegiatan berlangsung, stan 5PM Coffee ramai dikunjungi peserta yang ingin menikmati berbagai sajian kopi sekaligus melihat langsung produk hasil pembinaan kemandirian Warga Binaan Lapas Kelas I Cipinang. Tingginya minat tersebut menunjukkan produk hasil pembinaan Pemasyarakatan dapat hadir dalam kegiatan berskala nasional dan mendapatkan respons positif dari masyarakat.

5PM Coffee merupakan inovasi pembinaan kemandirian Lapas Kelas I Cipinang berupa kedai kopi yang menjadi sarana Warga Binaan untuk belajar menjadi barista. Mereka mendapatkan pelatihan keterampilan meracik kopi, manajemen usaha, dan pelayanan pelanggan sebagai bekal untuk membangun kemandirian setelah kembali ke masyarakat. Nama 5PM sendiri diambil dari jam tutup operasional kedai, yakni pukul 17.00 WIB, yang juga menjadi batas akhir aktivitas Warga Binaan di luar blok hunian.

Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Dr. Syarpani, mengatakan kehadiran 5PM Coffee di Rakornas menjadi kesempatan untuk memperlihatkan pembinaan yang dilakukan di Lapas dapat menghasilkan keterampilan dan karya bernilai ekonomi. “Antusiasme peserta terhadap 5PM Coffee menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan pembinaan kemandirian. Ini bukan hanya tentang secangkir kopi, tetapi juga implementasi ‘dari Binaan menjadi Entrepreneur,’ bagaimana keterampilan Warga Binaan dapat terus diasah hingga menjadi bekal nyata ketika mereka kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Kepala Bidang Kegiatan Kerja, Lis Susanti, menambahkan bahwa melayani langsung ratusan peserta menjadi pengalaman berharga bagi pengembangan keterampilan dan kepercayaan diri Warga Binaan dalam bekerja. “Lebih dari 500 gelas yang habis hari ini menunjukkan produk pembinaan memiliki peluang untuk terus dikembangkan. Kami ingin Warga Binaan tidak hanya belajar membuat produk, tetapi juga memahami standar pelayanan, kualitas, kedisiplinan, dan bagaimana sebuah usaha dijalankan,” ungkapnya.

Salah satu peserta Rakornas, Rahma, sangat menikmati kopi 5PM Coffee. “Kopinya enak dan pelayanannya bagus. Menarik karena ternyata kopi yang kita nikmati merupakan bagian dari pembinaan Warga Binaan. Ini menunjukkan ada keterampilan yang benar-benar bisa dikembangkan,” tuturnya

Keikutsertaan 5PM Coffee juga menjadi implementasi 15 Program Aksi Kemenimipas, khususnya program pemasaran produk hasil karya Warga Binaan melalui koperasi dan UMKM. Program tersebut mendorong hasil pembinaan agar tidak berhenti di lingkungan Lapas, tetapi memiliki akses pemasaran dan dapat dikenal lebih luas.

Melalui 5PM Coffee, Lapas Kelas I Cipinang terus hadirkan pembinaan produktif, membuka pengalaman kerja nyata, serta mempersiapkan Warga Binaan agar memiliki keterampilan dan kemandirian ketika kembali ke tengah masyarakat. (IR)

 

Kontributor: Lapas Kelas I Cipinang

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0