Ditjenpas Dorong Publikasi Pembinaan Warga Binaan dan Pemanfaatan Teknologi di UPT Cirebon

Ditjenpas Dorong Publikasi Pembinaan Warga Binaan dan Pemanfaatan Teknologi di UPT Cirebon

Cirebon, INFO_PAS – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) melalui Direktur Teknologi Informasi dan Kerja Sama Pemasyarakatan, Kadiyono, bersama Kelompok Kerja Komunikasi Publik laksanakan kunjungan dan peninjauan kerja ke sejumlah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di wilayah Cirebon, Jumat (2/10). Kunjungan tersebut menyasar Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Cirebon, Lapas Kelas I Cirebon, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Cirebon, dan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Cirebon. Kegiatan dilakukan untuk melihat secara langsung pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan sekaligus mendorong penguatan pemanfaatan teknologi informasi, pelayanan publik, dan publikasi berbagai program pembinaan yang dilaksanakan oleh UPT.

Saat mengunjungi Lapas Narkotika Kelas IIA Cirebon, Kadiyono menyampaikan pentingnya peran seluruh jajaran dalam menjaga marwah Pemasyarakatan, termasuk melalui penyampaian informasi mengenai berbagai program dan capaian pembinaan kepada masyarakat. “Kita harus bisa menjaga Pemasyarakatan. Pemberitaan positif Pemasyarakatan dan pembinaan Warga Binaan adalah wajah Pemasyarakatan yang seharusnya terus kita dorong,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kadiyono mendorong jajaran Pemasyarakatan untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dalam mewujudkan tata kelola Pemasyarakatan yang makin efektif dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. “Perkembangan teknologi harus kita adaptasi. Ke depan, kami (Ditjenpas) akan membuat sebuah aplikasi untuk mewujudkan pelayanan publik, khususnya yang berkaitan dengan pemantauan proses Integrasi Warga Binaan maupun Klien sehingga dapat dipantau,” jelasnya.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi tidak hanya sebatas pengembangan sistem informasi pada Sistem Database Pemasyarakatan. Ini juga upaya menghadirkan pelayanan publik yang lebih mudah diakses dan dapat dipantau.

Kepala Lapas (Kalapas) Narkotika Kelas IIA Cirebon, Machda Landasny, menyampaikan kesiapan jajarannya dalam mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung pelaksanaan tugas. “Perkembangan teknologi harus kita adaptasi. Ke depan, kami (Ditjenpas) akan membuat sebuah terobosan baru untuk mendukung pelayanan publik, khususnya dalam pemantauan proses Integrasi Warga Binaan maupun Klien,” jelasnya.

Sementara itu, Kalapas Kelas I Cirebon, Suranto, menyoroti pentingnya menyampaikan berbagai program pembinaan kepada masyarakat melalui kanal komunikasi yang tersedia. “Dengan jumlah Warga Binaan yang banyak dan kegiatan pembinaan yang beragam, tentu sangat disayangkan jika masyarakat tidak mengetahui berbagai program yang dilaksanakan. Karena itu, kami akan terus mendorong penyampaian informasi melalui berbagai platform, mulai dari media sosial hingga portal berita,” ujarnya.

Di sisi lain, Kepala Bapas Kelas I Cirebon, Yuliana, menyoroti peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam mendukung proses pembimbingan dan reintegrasi sosial Klien Pemasyarakatan. “PK memiliki peran penting dalam memastikan proses pembimbingan dan reintegrasi sosial berjalan dengan baik. Pendampingan, pembimbingan, dan pengawasan perlu dilakukan berkelanjutan agar Klien mendapatkan dukungan yang sesuai dalam menjalani proses kembali ke lingkungan masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas I Cirebon, Jonson Manurung, menyampaikan penguatan pelayanan publik perlu berjalan seiring dengan pemanfaatan teknologi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. “Kami terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dengan memanfaatkan teknologi yang tersedia. Kami juga akan memastikan informasi mengenai layanan dapat diterima masyarakat secara jelas sehingga kebutuhan masyarakat maupun Warga Binaan ditindaklanjuti dengan baik,” ungkapnya.

Kunjungan tersebut menjadi upaya Ditjenpas memperkuat koordinasi dengan jajaran UPT sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi informasi, pengelolaan data, peningkatan pelayanan publik, dan komunikasi publik dalam mendukung pelaksanaan tugas Pemasyarakatan. Melalui penguatan pada berbagai aspek tersebut, jajaran UPT Pemasyarakatan di wilayah Cirebon diharapkan terus mengembangkan layanan serta menyampaikan berbagai program pembinaan kepada masyarakat secara lebih luas dan informatif. (Fjr)

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0