Dukung Ketahanan Pangan, Rutan Majene Suplai 30 Kilogram Selada ke Dapur MBG
Majene, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Majene panen sekaligus s uplai 30 kilogram selada hasil budidaya di area brandgang ke dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (22/9). Kegiatan tersebut bagian dari pembinaan kemandirian melalui pemanfaatan lahan produktif di lingkungan Rutan.
Pembina Kemandirian Rutan Majene, Munardi, mengatakan pemanfaatan lahan produktif diarahkan untuk hasilkan komoditas pertanian sekaligus berikan pengalaman kepada Warga Binaan.
“Panen dan suplai 30 kilogram selada ini merupakan salah satu bentuk nyata pemanfaatan lahan yang ada di Rutan secara produktif. Kami ingin pembinaan kemandirian yang diberikan kepada Warga Binaan tidak berhenti pada keterampilan, tetapi juga menghasilkan produk yang dapat dimanfaatkan dan memberikan nilai ekonomi,” tutur Munardi.
Selada yang telah memasuki masa panen dipetik, dikumpulkan, kemudian disiapkan untuk disuplai ke dapur MBG. Penyaluran hasil panen tersebut tunjukkan bahwa kegiatan pertanian di Rutan dapat menghasilkan komoditas yang mendukung pemenuhan kebutuhan pangan.
Koordinator Persiapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Lembang-Lembang, Karmila, menyampaikan apresiasi atas suplai hasil pertanian dari Rutan Majene untuk MBG.
“Kami sangat mengapresiasi hasil pertanian dari Rutan Majene. Selada yang disuplai dalam kondisi baik dan dapat dimanfaatkan sebagai salah satu bahan pangan untuk mendukung penyediaan menu bergizi. Semoga kerja sama seperti ini dapat terus berjalan,” ujar Karmila.
Secara terpisah, Kepala Rutan Majene, Christy Jozef Thenu, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bagian dari dukungan Rutan Majene terhadap Asta Cita Presiden dalam penguatan swasembada pangan serta Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas).
“Hasil panen yang dapat disuplai ke dapur MBG menjadi bentuk kontribusi Rutan Majene melalui program pembinaan kemandirian,” ucap Christy.
Menurutnya, keterlibatan Warga Binaan dalam proses budidaya hingga panen memberikan pengalaman langsung mengenai pengelolaan pertanian secara produktif. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal keterampilan bagi Warga Binaan ketika kembali ke masyarakat. (afn)
Kontributor: Humas Rutan Majene
What's Your Reaction?


