Final Gawang Mini Lapas Wahai Pererat Kebersamaan Warga Binaan
Wahai, INFO_PAS – Suasana meriah selimuti lapangan blok Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai, Sabtu (18/4), saat final turnamen gawang mini dalam rangka Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 tahun 2026 berlangsung sengit. Pertandingan puncak ini jadi ajang pembuktian sportivitas sekaligus sarana mempererat kebersamaan di lingkungan Lapas.
Final yang mempertemukan dua tim terkuat dari babak penyisihan, yakni tim Kamar Enam dan Kamar Dapur, berlangsung dengan tensi tinggi namun tetap menjunjung prinsip fair play. Sorak-sorai penonton yang terdiri dari Warga Binaan dan petugas menambah semangat kedua tim.
Lomba gawang mini ini merupakan bagian dari rangkaian Pekan Olahraga, Seni, Intelektual, Kesadaran Berbangsa dan Bernegara (Porsenikab) yang telah dibuka sejak awal April.
Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, memberikan apresiasi kepada seluruh pemain. “Keseruan Porsenikab melalui pertandingan final hari ini harus didukung dengan nilai sportivitas. Hal utama adalah membangun kebersamaan antar-Warga Binaan agar program pembinaan dapat berjalan maksimal,” ujarnya sebelum pertandingan dimulai.
Jalannya pertandingan dipimpin oleh Kevin Revualo, komandan jaga yang bertindak sebagai wasit. Ketegasannya memastikan laga tetap kondusif meski berlangsung sengit. “Saya bangga melihat kedewasaan Warga Binaan. Pertandingan berjalan kompetitif, tetapi para pemain mampu mengontrol emosi dan menghormati keputusan wasit,” ujarnya.
Kegiatan ini turut mendapat apresiasi dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro. Ia menilai olahraga dapat menjadi sarana pembinaan mental dan fisik bagi Warga Binaan. “Kompetisi seperti ini membantu menciptakan suasana yang kondusif. Ketika Warga Binaan merasa sehat dan positif, proses reintegrasi sosial akan lebih baik,” jelasnya.
Pertandingan final yang dimenangkan tim kamar 6 dengan dengan skor 4-2 ini bukan sekadar mencari pemenang, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan kepribadian dan fisik, serta mempererat keakraban di lingkungan Lapas Wahai. Hadiah bagi para pemenang akan diserahkan pada upacara puncak HBP ke-62. Rangkaian kegiatan juga diisi dengan berbagai aktivitas sosial, seperti bakti sosial pembersihan lingkungan. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Wahai
What's Your Reaction?


