Gandeng Kemenag Kab. Batola, Rutan Marabahan Bekali Warga Binaan Pemahaman Ilmu Fardu Ain
Marabahan, INFO_PAS — Pemahaman keagamaan menjadi salah satu aspek yang terus diperkuat Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Marabahan dalam pelaksanaan pembinaan kepribadian. Bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Barito Kuala, Rutan Marabahan gelar ceramah agama dengan materi ilmu fardu ain di Masjid Al Mujahidin, Senin (21/9) sebagai upaya memperdalam pengetahuan dasar yang berkaitan dengan pelaksanaan kewajiban agama.
Kepala Rutan Marabahan, Moch. Yudha Triwangga, menyampaikan kegiatan keagamaan menjadi bagian penting dalam memberikan ruang belajar dan refleksi bagi Warga Binaan. “Ibadah yang baik tentu perlu dibangun dengan pemahaman yang baik pula. Karena itu, kami ingin Warga Binaan memiliki kesempatan untuk terus belajar, termasuk memahami ilmu-ilmu dasar yang berkaitan dengan kewajiban mereka sebagai umat Islam. Mudah-mudahan apa yang dipelajari hari ini bisa benar-benar diterapkan dalam keseharian,” harapnya.
Ceramah berlangsung dengan penyampaian materi mengenai ilmu-ilmu yang perlu diketahui setiap Muslim dalam menjalankan kewajibannya. Warga Binaan mendapatkan penjelasan mengenai pentingnya memahami dasar-dasar akidah dan tata cara ibadah, termasuk bersuci dan salat. Penyampaian materi dilakukan secara komunikatif sehingga peserta mengikuti pembahasan sekaligus memperoleh kesempatan untuk memahami kembali praktik keagamaan yang dijalankan dalam kehidupan sehari-hari.
Perwakilan Kemenag Kabupaten Barito Kuala, Muhammad Mulyadi, menyampaikan mempelajari ilmu fardu ain merupakan bagian penting dalam kehidupan seorang Muslim karena berkaitan langsung dengan kewajiban yang harus dijalankan. “Fardu ain adalah ilmu yang perlu dipelajari setiap muslim, terutama ilmu yang berkaitan dengan kewajiban yang akan dilaksanakan sehari-hari. Bagaimana seseorang dapat menjalankan salat dengan benar apabila tidak mengetahui tata caranya, begitu pula ibadah lainnya. Karena itu, belajar agama harus menjadi bagian dari kehidupan kita,” jelasnya.
Warga Binaan berinisial S mendapatkan pengingat sekaligus pemahaman baru dari materi yang disampaikan. “Ceramah tadi mengingatkan saya bahwa sebagai seorang Muslim ada kewajiban yang memang harus dipahami dan dijalankan sendiri. Bukan hanya mengetahui bahwa ibadah itu wajib, tetapi juga memahami ilmu yang menjadi dasar untuk menjalankannya. Saya merasa masih banyak yang perlu saya pelajari,” tuturnya. (IR)
Kontributor: Rutan Marabahan
What's Your Reaction?


