Gandeng Kemenag Kab. Buru, Lapas Namlea Berikan Pengayaan kepada Warga Binaan Hindu
Namlea, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Buru bekali Warga Binaan Hindu, Kamis (25/6). Program pembinaan kerohanian yang dijalankan setiap Kamis pada awal dan akhir bulan itu kali ini memfokuskan pendalaman agama Hindu oleh penyuluh dari Kemenag Buru, Pipin Jujun Pratiwi.
Kepala Lapas Namlea, Muhammad M. Marasabessy, menjelaskan Warga Binaan Hindu mendapatkan hak yang sama dengan penganut agama lain, yakni pembinaan rohani sesuai agama dan kepercayaan yang dianut. Hal ini dilakukan sebagai salah satu aspek pemenuhan dari program pembinaan kepribadian.
"Selain Warga Binaan beragama Islam dan Kristen, Warga Binaan Hindu juga kami berikan hak yang sama. Melalui kerja sama dengan Kemenag Kabupaten Buru, Warga Binaan hindu yang berjumlah lima orang ini kami berikan penyuluhan dan pembinaan melalui pendekatan persuasif secara rutin dan berkala," tutur Marasabessy.
Sementara itu, Kepala Subseksi Pembinaan, Mustafa La Abidin, mengatakan aspek kerohanian juga menjadi salah satu indikator penilaian dalam Sistem Penilaian Pembinaan Narapidana (SPPN) yang dinilai setiap bulannya. "Warga Binaan juga dinilai kesehariannya oleh Wali Pemasyarakatan dalam aspek perilaku, keagamaan, keaktifan dalam program pembinaan, dan sikap yang ditunjukkan sehari-hari. Semua itu termuat dalam SPPN yang menjadi salah satu syarat Warga Binaan mendapatkan hak-hak dasar maupun hak bersyarat selama menjalani masa pidana," ujarnya.
Penyuluh Agama Hindu dari Kemenag Kabupaten Buru, Pipin Jujun Pratiwi, mengatakan Warga Binaan menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam sesi pembinaan kerohanian yang dilaksanakannya. "Mereka menunjukkan kemauan kuat untuk belajar dan rasa ingin tahu yang tinggi. Setiap pertemuan selalu kami pastikan agar Warga Binaan memahami setiap materi yang kami sampaikan," pujinya. (IR)
Kontributor: Lapas Namlea
What's Your Reaction?


