Ibadah Rutin, Cara Lapas Tual Bentuk Karakter Warga Binaan Kristen
Langgur, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual terus intensifkan program pembinaan kepribadian bagi seluruh Warga Binaan. Salah satu langkah nyata yang konsisten berjalan adalah ibadah dan bimbingan rohani bagi Warga Binaan Kristen Protestan di Gereja Oikumene Lapas Tual, Selasa (23/6).
Kepala Seksi Pembinaan Narapidana/Anak Didik, Iswan Ternate, menjelaskan kegiatan keagamaan ini bukan sekadar rutinitas pengisi waktu. Program kerohanian ini merupakan bagian integral dari kurikulum pembinaan kepribadian yang terukur dan terjadwal secara konsisten.
"Kami menjadwalkan pembinaan ini secara rutin agar proses pemulihan karakter berjalan optimal. Melalui firman tuhan, kami ingin mendidik mental Warga Binaan agar menyadari kesalahan masa lalu dan siap bertransformasi menjadi pribadi yang taat hukum ketika nanti bebas dan kembali ke masyarakat," terang Iswan.
Senada, Kepala Subseksi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan Fransisco Fanulene, menekankan pentingnya keseimbangan antara pemenuhan hak administratif dan hak spiritual Warga Binaan. "Selain memastikan hak-hak integrasi dan administratif mereka berjalan valid, kami juga wajib memantau dan memastikan mereka mengikuti program pembinaan kepribadian dengan baik. Keaktifan Warga Binaan dalam ibadah rutin ini menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian perkembangan perilaku mereka yang nantinya tertuang dalam Sistem Penilaian Pembinaan Narapidana," jelasnya.
Bimbingan rohani ini berjalan khidmat berkat sinergi erat dengan pihak eksternal, salah satunya menghadirkan pemuka agama dari Gereja Anugerah. Dalam sesi khutbah, Pdt. W.Sedubun menyampaikan pesan yang menyentuh hati para Warga Binaan. "Tugas kami hadir di tempat ini adalah menaburkan benih pengharapan dan firman tuhan yang memulihkan. Kami mengajak seluruh saudara-saudara di Lapas untuk tidak berkecil hati. Tempat ini bukanlah akhir, melainkan sebuah kesempatan berharga yang tuhan berikan untuk merenung, mengampuni diri sendiri, dan membangun komitmen hidup baru yang takut akan tuhan," ujarnya.
Jalannya ibadah di Gereja Lapas terpantau penuh antusias. Para Warga Binaan Kristen khusyuk menaikkan pujian penyembahan dan mendengarkan khutbah. Melalui konsistensi program ini, Lapas Tual membuktikan komitmennya dalam melakukan transformasi positif, mempersiapkan insan Pemasyarakatan yang berakhlak baik demi masa depan yang lebih cerah. (IR)
Kontributor: Lapas Tual
What's Your Reaction?


